Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja Hadirkan Dalang Muda Ki Muchammad Sidik Purwoko
Penampilan dalang muda Ki Muchammad Sidik Purwoko.-Aditya/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Pertunjukan Wayang Suket pertama di pelataran Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja, Purbalingga, resmi digelar, Kamis, 20 November 2025 pagi. Pagelaran dalam rangkaian kegiatan Belajar Bersama di Museum (BBM) itu, menampilkan dalang muda asal Kecamatan Rembang, Ki Muchammad Sidik Purwoko.
Pagelaran wayang suket tersebut, diiringi oleh kesenian Terlung (Siter Calung), pimpinan Ki Sumitro Purbodarsono dari Desa Wanogara Wetan Rembang, pagelaran wayang.
Kedua kesenian asli Kabupaten Purbalingga tersebut, merupakan kesenian yang sudah langka. Tak banyak, dalang yang memainkan wayang suket, begitu juga Terlung.
Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga Wasis Andri Wibowo mengatakan, pihaknya sengaja menampilkan sejumlah seni tradisi yang sudah nyaris punah dari Kabupaten Purbalingga. Memiliki tujuan untuk melestarikan seni tradisi asli Kabupaten Purbalingga tersebut, agar tidak hilang.
BACA JUGA:Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja Bakal Gelar Wayang Suket
Diharapkan melalui kegiatan BBM, seni tradisi tersebut bisa terus eksis. Apalagi, wayang suket atau wayang yang terbuat dari rumput resmi menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2020 lalu.
Diketahui, pagelaran wayang suket dirangkaikan dengan kegiatan Kaharsa Fest pelajar setingkat SMA dan Lomba Menulis Pelajar setingkat SMP dan SMA, serya Melukis Pergelaran Wayang Suket.
Rencananya pagelaran wayang suket ini akan kembali ditampilka pada Rabu, 26 November 2025, yang dirangkaian dengan Pameran Kontemporer dan juga Melukis Pergelaran Wayang Suket. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
