Longsor 100 Meter Hantam Situkung, 30 Rumah Tertimbun dan Ratusan Warga Mengungsi
Warga saat dievakuasi ke pengungsian Kantor Kecamatan Pandanarum.-Pujud/Radarmas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Longsor besar dari tebing setinggi sekitar 100 meter menerjang Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara, Minggu siang. Luncuran tanah dan batu menghantam permukiman dan menimbun sekitar 30 rumah, memaksa ratusan warga mengungsi di tengah masih aktifnya pergerakan tanah.
Upaya penyelamatan berlangsung penuh risiko. Tim gabungan harus menembus material tebal untuk mencapai rumah-rumah yang tertimbun. Sejumlah warga ditemukan terjepit reruntuhan bangunan, sementara warga lainnya berlari masuk ke area hutan untuk menyelamatkan diri saat gemuruh longsor terdengar dari atas tebing.
Kepala Bidang BPBD Banjarnegara, Saehudin, menyampaikan bahwa dampak longsor kali ini cukup parah. “Dari data sementara, sekitar 30 rumah tertimbun. Tiga warga mengalami luka berat dan ringan, dan sudah ditangani secara intensif di puskesmas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bahaya masih mengancam. “Warga dihimbau tidak mendekat ke lokasi longsor karena tanahnya belum stabil. Pergerakan masih terpantau aktif,” katanya.
BACA JUGA:Bencana Longsor Pandanarum, Puluhan Rumah Hancur Evakuasi Masih Berjalan
Sementara itu, setidaknya 660 warga telah dievakuasi ke tempat aman, yaitu Kantor Kecamatan Pandanarum dan GOR desa. BPBD serta relawan melakukan pemantauan ketat untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal di area rawan.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari untuk mempercepat penanganan. Tim masih berjaga di titik-titik kritis guna mengantisipasi longsor susulan dalam beberapa hari ke depan.(jud)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
