Banner v.2

18 SPPG Sudah Beroperasi Namun Masih Jauh dari Kebutuhan

18 SPPG Sudah Beroperasi Namun Masih Jauh dari Kebutuhan

Peresmian SPPG di Desa Blater, Senin (22/9) kemarin.-Aditya/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Purbalingga kembali mendapat tambahan satu dapur layanan. Senin (22/9), Bupati Purbalingga, H Fahmi Muhammad Hanif, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blater di Kecamatan Kalimanah.

Dengan peresmian ini, total SPPG yang sudah beroperasi di Purbalingga menjadi 18 unit. Namun, angka itu masih jauh dari kebutuhan ideal sebanyak 76 unit. Artinya, ketersediaan dapur MBG baru menyentuh kurang dari separuh yang dibutuhkan untuk melayani seluruh penerima manfaat.

"SPPG Blater ini adalah dapur ke-18 di Purbalingga. Tapi jumlahnya masih jauh dari ideal. Kita perlu memperluas agar semua penerima manfaat benar-benar terlayani," kata Bupati.

Ia menekankan pentingnya penggunaan bahan baku lokal dalam menjalankan program ini. Menurutnya, keberlangsungan MBG tidak hanya soal memastikan anak-anak dan masyarakat penerima mendapat makanan bergizi, tapi juga bagaimana program ini memberi nilai tambah bagi petani, nelayan, hingga pedagang kecil di daerah.

BACA JUGA:Resmikan Tiga Dapur SPPG, Mas Wabup Minta Kualitas Makanan MBG Dijaga

"Kalau bahan bakunya lokal, anggaran program ini bisa bermanfaat ganda. Selain memenuhi kebutuhan gizi, kita juga mendorong swasembada pangan dan perputaran ekonomi di Purbalingga," lanjutnya.

Bupati optimistis, jika MBG berjalan optimal, dampak positifnya akan terasa luas. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan produksi pangan lokal, hingga distribusi keuntungan yang lebih merata.

"Dari sayur, ikan, hingga bumbu dapur, semua bisa terserap. Efek ganda ini yang kita kejar," ujarnya.

Meski jumlah SPPG saat ini belum ideal, Pemkab Purbalingga berkomitmen untuk terus menambah unit layanan secara bertahap, sembari memastikan dapur-dapur yang sudah ada dapat beroperasi dengan baik. (tya)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: