Banner v.2

Harga Cabai Merah Keriting Hampir Capai Rp.47 Ribu, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga Cabai Merah Keriting Hampir Capai Rp.47 Ribu, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Penjual sedang melakukan jual beli. Harga cabai di Pasar Kliwon Naik Signifikan (15/9).-PUISTIA PASHA/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Harga cabai merah keriting di Kabupaten Banyumas mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Harga Bahan Pokok Banyumas (SIGAOKMAS), harga cabai merah keriting hari ini tercatat Rp47.761 per kilogram, naik tajam sebesar 7,38% dibanding harga sebelumnya yang hanya Rp44.477/kg.

Kenaikan ini menjadi yang tertinggi di antara jenis cabai lainnya. Cabai merah besar juga mengalami kenaikan, meski lebih tipis, yakni 0,75% menjadi Rp41.722/kg. Sebaliknya, harga cabai rawit merah dan cabai rawit hijau justru mengalami penurunan. Cabai rawit merah turun 0,79% menjadi Rp33.978/kg, sedangkan cabai rawit hijau turun cukup tajam sebesar 3,08% menjadi Rp29.913/kg.

Lonjakan harga ini diduga disebabkan oleh terganggunya pasokan dari petani akibat cuaca ekstrem yang memicu gagal panen di beberapa wilayah penghasil. Selain itu, tingginya biaya distribusi pasca-libur panjang juga menjadi faktor pendorong.

Di lapangan, pedagang mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat. Sumi (57), seorang pedagang cabai di Pasar Kliwon, Purwokerto, mengaku penjualannya menurun drastis dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA:Harga Cabai Merah Keriting Meroket di Cilacap Akibat Cuaca Buruk

“Biasanya saya bisa jual 10 sampai 15 kilogram cabai merah keriting sehari, sekarang paling laku 5 kilo. Pembeli banyak yang kaget lihat harganya sudah hampir lima puluh ribu,” ujar Sumi saat ditemui di lapaknya, (15/9).

Menurutnya, konsumen kini mulai beralih ke cabai yang lebih murah atau bahkan menunda membeli cabai sama sekali.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banyumas diharapkan segera mengambil langkah stabilisasi harga, baik dengan mendukung distribusi dari daerah penghasil lain maupun melalui operasi pasar jika diperlukan.(sha)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: