15 Persen Usulan Reaktivasi KIS PBI Ditolak
Kantor Dinsospermades Banyumas menerima usulan reaktivasi KIS PBI. Per awal September 13 ribuan jiwa diusulkan oleh desa/kelurahan.-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Reaktivasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) terus berjalan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin (PSPFM) Dinsospermades Banyumas, Galih Prihambodo mengatakan usulan baru dari operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) desa kelurahan hingga awal September yang masuk ada sekitar 13 ribu jiwa.
Sementara untuk progres reaktivasi KIS PBI non aktif untuk bulan Mei, dari usulan sebanyak 224 jiwa yang berhasil 184 jiwa, ditolak 34 jiwa dan menunggu persetujuan atau approval enam jiwa.
"13 ribuan usulan termasuk lumayan banyak. Setiap desa/kelurahan kurang lebih 50 jiwa," katanya.
BACA JUGA:43.200 Kartu BPJS PBI Dinonaktifkan, Ribuan Warga Banjarnegara Kehilangan Akses Layanan Kesehatan
Galih menjelaskan 34 usulan yang ditolak disebabkan syarat penyakit kronisnya yang tidak terpenuhi. Adapun jenis penyakit kronis yang dapat diusulkan untuk KIS PBI seingatnya ada banyak diantaranya ginjal, gagal jantung, diabetes hingga hamil tua. Kondisi sedang rawat inap untuk kondisi urgent juga masuk.
"Perawatan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan medis terus menerus," terang dia.
Dilanjutkannya pertimbangan dalam menerima atau menolak usulan KIS PBI semua proses verifikasi medis langsung dilakukan oleh pusat. Dari kabupaten sebatas mendorong agar pihak desa/kelurahan semakin peduli mengusulkan warganya yang benar-benar membutuhkan KIS PBI. Setelah usulan masuk, keputusan final dari pusat.
"Semua desa/kelurajan mengusulkan. Hanya kuantitasnya yang berbeda-beda," pungkas Galih. (yda)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
