Larangan Study Tour Gubernur KDM Berimbas Terhadap Kunjungan Wisatawan di Owabong
Sejumlah wahana di Owabong Waterpark.-Perumda Owabong-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Larangan Study Tour yang diberlakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM berimbas terhadap kunjungan wisata di Owabong Waterpark, Purbalingga. Sebab, 20-30 persen pengunjung atau wisatawan ke Owabong Waterpark, berasal dari kalangan pelajar dari wilayah Jawa Barat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Operasional Perumda Owabong Adi Jaya kepada wartawan.
"Kebijakan larangan study tour tersebut, kami akui berdampak bagi pariwisata di luar Provinsi Jawa Barat, tidak hanya terjadi di Owabong saja," katanya, Kamis, 27 Agustus 2025.
Dia menjelaskan, kunjungan wisatawan ke objek wisata yang dikelola Perumda Owabong, termasuk Owabong Waterpark Sebagian besar dari Jawa Barat.
BACA JUGA:Dua Wisata yang Dikelola Masih Merugi, Owabong Genjot Pendapatan Golaga
"Prosentasenya 20-30 persen kunjungan berasal dari sekolah di Jawa Barat. Biasanya kunjungan dari sekolah di wilayah Jawa Barat terjadi pada musim libur sekolah," jelasnya.
Mengantisipasi, menurunnya kunjungan wisatawan ke Owabong, akibat kebijakan KDM tersebut, Perumda Owabong menurutnuya, melakukan sejumlah antisipasi dan jalan keluar.
"Kami tengah mengembangkan pasar wisatawan yang datang ke Owabong tidak hanya bergantung dari sekolah di Jawa Barat. Kami membidik kunjungan dari perusahaan atau instansi baik di Jawa barat atau wilayah lainnya," ungkapnya.
Dia menmabahkan, pasar yang dibidik adalah dari wilayah Pantura an aerah di wilayah timur, seperti Jogjakarta dan Jawa Timur, serta daerah lainnya di Jawa Tengah.
BACA JUGA:Empat Unit Usaha Perumda Owabong Masih Merugi, Direktur Baru Diminta Tingkatkan Keuntungan
Diketahui, Gubernur Jawa Barat menerapkan kebijakan larangan Study Tour yang untuk siswa sekolah di Jawa Barat, beberapa Waktu lalu. Pro kontra terjadi akibat kebijakan gubernur yang lebih dikenal dengan nama KDM atau Kang Dedi Mulyadi tersebut. (tya)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

