Banner v.2

BPBD Purbalingga Siapkan Posko Siaga Darurat Bencana 24 Jam

BPBD Purbalingga Siapkan Posko Siaga Darurat Bencana 24 Jam

Lokasi yang rencananya bakal menjadi Posko Siaga Bencana 24 jam di komplek BPBD Purbalingga.-Amarullah Nurcahyo/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga segera menyiapkan Posko Siaga Darurat Bencana di kantor setempat. Saat ini posko itu masih menunggu Surat Keputusan (SK) kebencanaan, lalu SK pimpinan di daerah.

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Ir Prayitno MSi didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Kuat Waluyo ST, Jumat 1 Agustus 2025 menjelaskan, posko siaga bencana kemarau dan bencana lain itu sudah dibuat rancangan mekanismenya.

“Bulan ini semoga bisa beroperasi. Yaitu sebagai posko tanggap bencana kemarau. Begitupun nantinya kalau masuk musim penghujan, ada potensi  banjir, angin ribut, pergerakan tanah, termasuk longsor," katanya.

Pihaknya akan melibatkan relawan dan siagakan regu bergantian selama 24 jam untuk menindaklanjuti jika ada bencana alam.

BACA JUGA:Sejumlah Desa Ajukan Bantuan Air Bersih, BPBD Mencatat Bukan Karena Imbas Musim Kemarau

Regu itu nantinya terdiri dari Tim SAR, Dal Ops BPBD Purbalingga, komunitas radio amatir, Tagana, dan organisasi relawan terkait lainnya. "Tujuannya agar bersinergi melakukan aksi ketika ada bencana alam. Kapanpun dan jam berapapun langsung penanganan dan turun ke lokasi," tambahnya.

Dirinya kembali mengingatkan, adanya posko itu juga atas beberapa pertimbangan. Karena saat ini memasuki musim kemarau awal.

“Bencana alam bisa datang tanpa diduga dan terjadi kapanpun. Terutama nantinya saat musim penghujan," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, regu itu akan berjaga di posko khusus komplek kantor BPBD Purbalingga, yaitu ruang Pusdalops. Dilengkapi dengan peralatan kendaraan, radio komunikasi dan lainnya. Masing- masing satuan akan dirangkul satu perwakilan atau lebih saat penjagaan.

BACA JUGA:Sikapi Tanah Bergerak, BPBD Purbalingga Bakal Pasang Alat EWS di Desa Maribaya

Mereka bertugas mengkroscek laporan berantai  soal bencana dan secara umum situasi di lapangan dan diteruskan. Namun setiap laporan wajib di kroscek lebih dulu ke lapangan sembari mempersiapkan perlengkapan dan penanganan.

“Kami wajib mengecek melalui masyarakat dan pelapor. Tujuannya agar pergerakan tim tertata dan sesuai sasaran. Hanya butuh waktu tidak sampai 5 menit untuk mengecek kebenaran laporan itu. Namun pada prinsipnya kami siap siaga 24 jam penuh,” jelasnya.(amr)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: