Baru IPO Langsung Naik 374%! Saham Kripto Lokal Bikin Heboh Pasar
gambar coin saham--
RADARBANYUMAS.CO.ID - Pada Juli 2025, pasar aset kripto global mencatat lonjakan tajam, terutama dipicu oleh kenaikan harga Bitcoin dan Ethereum yang mulai terlihat sejak pekan kedua bulan ini. Kenaikan tersebut diperkuat oleh masuknya dana dari investor institusi lewat produk ETF serta optimisme pasar akibat regulasi yang makin jelas dan mendukung.
Bitcoin berhasil menembus angka psikologis penting di kisaran US$109.600 hingga US$116.000 pada awal Juli, menjadikannya level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Altcoin seperti Solana (SOL), Ripple (XRP), dan Chainlink (LINK) juga mengikuti jejaknya dengan kenaikan signifikan yang mendorong potensi terjadinya bull run hingga kuartal ketiga 2025.
Kenaikan tajam ini tak lepas dari arus dana segar ke ETF Bitcoin yang tercatat mencapai lebih dari US$4,5 miliar hanya dalam bulan Juli. Dana tersebut memperkuat support harga di level US$100.000–103.000, yang kini dianggap sebagai zona pertahanan kuat bagi para pelaku pasar.
Sentimen positif global semakin diperkuat oleh harapan penurunan suku bunga dan pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral utama dunia. Kebijakan ini membuat dana kembali mengalir ke aset berisiko seperti saham teknologi dan mata uang kripto.
BACA JUGA:Hilirisasi Mendapatkan respon Positif dari Sulawesi Barat, Kesuksesan Ekonomi Semakin Ditingkatkan!
BACA JUGA:Demi Ekonomi Keluarga, Program Magang ke Negeri Sakura menjadi Asa Para Pemuda
Performa Saham Kripto dan Reaksi Global
Saham-saham perusahaan kripto di Amerika Serikat seperti Coinbase (COIN), Marathon Digital (MARA), dan Riot Platforms (RIOT) melonjak di sesi pra-pasar 4 Juli 2025. Kenaikan tersebut mencerminkan ekspektasi pasar yang kuat terhadap pertumbuhan industri kripto secara korporat.
Tak hanya di AS, pasar Indonesia juga menunjukkan geliatnya. Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik drastis hingga 374% hanya dalam satu minggu setelah IPO, menandakan minat investor lokal terhadap aset berbasis blockchain yang kian meningkat.
Potensi Altcoin dan Volume Perdagangan
Sejumlah altcoin seperti SOL, XRP, LINK, dan AVAX mencatat pergerakan positif di tengah rilis data ekonomi global dan keputusan bank sentral. Menurut CoinGecko, harga Bitcoin mencapai US$109.000 pada 7 Juli yang mendorong kapitalisasi pasar kripto global naik lebih dari 1%.
Volume transaksi aset kripto di Indonesia juga meningkat pesat dengan total mencapai Rp 556 triliun hingga November 2024. Jumlah investor terdaftar juga naik menjadi 22 juta, yang menunjukkan adopsi kripto semakin luas di kalangan masyarakat.
BACA JUGA:80.000 Koperasi Desa Merah Putih Resmi Diluncurkan, Solusi Ekonomi Rakyat dari Desa
BACA JUGA:Jaga Ketahanan Ekonomi, Sumanto Minta Pemprov Perkuat Sektor Unggulan
Regulasi dan Ekosistem Digital Indonesia
Sejak Januari 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi memegang kendali regulasi atas industri kripto, menciptakan kepercayaan baru di kalangan pelaku pasar. Sementara itu, di tingkat global, produk ETF dan token berbasis layer 2 semakin diterima, memperkuat struktur ekosistem digital.
Beberapa platform lokal seperti Tokocrypto dan Indodax terus meluncurkan inovasi seperti fitur staking, strategi DCA (dollar-cost averaging), dan dompet kripto yang lebih aman. Hal ini mempermudah pengguna baru untuk berinvestasi di dunia kripto secara bertahap.
Prospek dan Risiko Investasi Kripto
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
