Kunjungan ke Baturraden Turun 40 Persen Selama Libur Sekolah, Terdampak Kebijakan Gubernur Jabar
Wisatawan menikmati kejernihan air sungai Gumiwang Baturraden, mengisi hari terakhir libur sekolah, Minggu (13/7/2025).-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Libur sekolah tahun ini tidak membawa lonjakan kunjungan signifikan ke Lokawisata Baturraden. Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lokawisata Baturraden, jumlah wisatawan yang datang selama periode 1 hingga 12 Juli 2025 tercatat sebanyak 14.687 orang. Angka ini menurun sekitar 40 persen dibandingkan periode libur sekolah tahun lalu.
Kepala UPT Lokawisata Baturraden, Suyanto mengatakan, puncak kunjungan terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025 dengan total 2.752 pengunjung. Meski demikian, tren kunjungan sepanjang libur sekolah terpantau ramai, dengan banyakanya rombongan keluarga yang masuk lokawisata Baturraden untuk sekedar menikmati alam lereng selatan Gunung Slamet.
“Penurunan ini cukup terasa. Selain karena sekarang makin banyak obyek wisata di sekitar Baturraden, juga dampak dari kebijakan Gubernur Jawa Barat yang melarang study tour bagi pelajar,” ujarnya, Minggu (13/7/2025).
Menurutnya, daerah yang selama ini menjadi penyumbang wisatawan dalam jumlah besar seperti Indramayu, Cirebon, dan Tasikmalaya, kini hampir tidak terlihat.
BACA JUGA:DPRD Minta Pertumbuhan Ekonomi Banyumas Tahun 2026 Diatas 5 Persen
“Biasanya rombongan dari Jawa Barat ramai di liburan sekolah, satu Kabupaten saja, semisal Indramayu, biasanya, minimal seribu orang dengan tujuh sampai 10 bus, belum kabupaten lainnya, seperti Tasik, Cirebon. Tapi sekarang yang datang kebanyakan wisatawan keluarga dari luar kota atau luar provinsi,” tambahnya.
Untuk hari terakhir libur sekolah, Minggu (13/7), hingga pukul 12.00 siang jumlah kunjungan sudah mencapai 800 orang. Jika cuaca mendukung, pihak pengelola optimistis total kunjungan bisa menyentuh angka 2.000 pengunjung dalam sehari.
“Tapi kalau mentok, paling sampai 1.500. Karena hari ini terakhir libur, besok anak-anak sudah masuk sekolah,” pungkasnya. (dms)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

