Dari Rental Mobil Hingga Peternakan Burung Puyuh
Juniadi saat melihat kondisi burung puyuh di peternakannya.--
Kisah Inspiratif Juniadi, PNS Asal Kebumen yang Punya Banyak Usaha
Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) seringkali dianggap sebagai pekerjaan yang sudah mapan dan cukup untuk hidup. Namun bagi Juniadi Prasetyo SE, menjadi PNS bukan alasan untuk berhenti berkembang. Justru dari situ, ia memulai langkah besar membangun berbagai usaha yang kini tumbuh menjadi kerajaan bisnis.
IMAM WAHYUDI, Kebumen
“Menjadi PNS itu pengabdian. Kalau soal penghasilan, usaha lah tempatnya. Kalau tujuannya cari uang lebih, ya jangan hanya mengandalkan gaji,” ujarnya sambil tertawa saat ditemui di rumahnya, Jalan Panjaitan Gang Belitung Nomor 17, Kebumen.
Dari sosoknya yang ramah dan sederhana, tak ada yang menyangka jika pria yang akrab disapa Bang Juni ini memiliki bisnis di berbagai bidang. Usaha pertamanya dimulai pada 2009 lewat rental mobil dengan nama PT Radja Elang Nusantara. Dari unit-unit kecil yang ia kelola sendiri, kini bisnis itu berkembang pesat di bawah bendera Radja Rental Kebumen.
Armada yang dimilikinya pun tidak sedikit. Ia mengelola sembilan unit mobil Avanza, satu mobil pikap, satu mobil elf, tiga mobil tiga perempat, serta sembilan unit sepeda motor. Semua kendaraan ini disewakan kepada masyarakat maupun instansi. Tak hanya itu, CV Radja yang ia dirikan kemudian juga merambah layanan rental bus, dum truk, biro wisata, hingga distribusi GPS Tracking.
Lahir pada 20 Juni 1975, sosok Juniadi mencerminkan karakter zodiak Gemini yang dikenal ramah dan mudah beradaptasi. Dua sifat itu rupanya sangat membantunya dalam membangun relasi, baik di lingkungan kerja maupun dalam dunia usaha.
Namun, bisnis tak selalu berjalan mulus. Pandemi Covid-19 menjadi pukulan berat yang sempat membuat roda usahanya terhenti. Ia bahkan harus menghadapi tumpukan utang. Meski begitu, ia tidak tinggal diam.
“Pandemi corona memang memporak-porandakan ekonomi. Tapi jangan berpikir ‘atau’, pikirkan ‘dan’. Bukan bisnis ini atau itu, tapi bisnis ini dan itu,” katanya mantap. Prinsip inilah yang menjadi semangatnya untuk terus bertahan dan mencari peluang baru.
Dari situ, Juniadi mulai melirik sektor lain, salah satunya peternakan ayam potong. Di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, ia membangun kandang modern sistem close house berukuran 120 x 12 meter, dua lantai, dengan investasi sekitar Rp 2,4 miliar. Peternakan ini dijalankan dengan sistem kemitraan yang memastikan jalur distribusi ayam potong tetap lancar.
Tak hanya fokus pada keuntungan, Juniadi juga melibatkan masyarakat sekitar, termasuk Karangtaruna, dalam pengelolaan peternakan tersebut. “Harapannya bisa jadi ladang rejeki bersama dan jalan bangkit dari dampak pandemi,” tuturnya.
Semangat berinovasi tak berhenti di situ. Kini Juniadi juga menekuni peternakan burung puyuh. Ia tengah menargetkan bisa memelihara 15 ribu ekor puyuh dengan sistem kandang tertutup. Dengan jumlah itu, diperkirakan akan menghasilkan sekitar 1,5 kuintal telur puyuh segar setiap harinya.
“Ini juga untuk mendukung program ketahanan pangan dari Presiden Prabowo Subianto. Semoga bisa menginspirasi anak-anak muda untuk berkontribusi dari sektor riil,” ujarnya penuh semangat.
Dalam membangun semua itu, Juniadi tidak pernah mengorbankan tugas utamanya sebagai abdi negara. Ia tetap menjalankan perannya sebagai Kabid Penegakan Perda (Gakda) di Satpol PP Kebumen dengan penuh tanggung jawab. Baginya, kunci utama menjalani peran ganda sebagai PNS dan pengusaha adalah disiplin dan mampu membagi waktu.
“Selama tidak mengganggu pekerjaan, mendirikan usaha itu sangat ideal. Yang penting tahu cara mengatur waktu dan tetap profesional di setiap peran,” tegasnya.
Kini, di usia yang masih produktif, Juniadi telah membuktikan bahwa seseorang bisa sukses di banyak bidang asalkan punya kemauan dan kerja keras. Dari bisnis transportasi, tambak udang, peternakan ayam dan burung puyuh, hingga properti, ia terus melebarkan sayap dengan keyakinan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.
Kisah Juniadi bukan hanya tentang pencapaian, tapi juga tentang semangat untuk bangkit, keberanian untuk mencoba, dan kemauan untuk terus belajar. Sebuah inspirasi nyata bahwa menjadi PNS tak harus membuat seseorang berhenti bermimpi. Sebaliknya, bisa jadi fondasi kuat untuk membangun masa depan yang lebih cerah. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

