Banner v.2

Baru Sebulan, 50 Sarang Tawon Vespa Harus Dievakuasi

Baru Sebulan, 50 Sarang Tawon Vespa Harus Dievakuasi

Sarang tawon vespa yang dievakuasi Tim rescue bee Purbalingga.-Relawan Rescue Bee untuk Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hanya dalam waktu sebulan yaitu Januari ini, sebanyak 50 sarang tawon vespa harus diamankan tim rescue. Masyarakat khawatir jika tawon berbahaya itu mengganggu ketenangan lingkungan karena mudah menyengat.

Tim relawan Rescue Bee Purbalingga yang berkordinasi dengan BPBD Purbalingga berturut- turut menerima laporan dan permintaan evakuasi sarang tawon ganas itu.

"Kami sebagai relawan melayani laporan masyarakat yang masuk lewat BPBD maupun kontak langsung dengan relawan kami. Lalu kami bergerak ke lokasi," kata Koordinator relawan Rescue Bee Purbalingga sekaligus pegawai BPBD, Wahyu Prayoko, Jumat 31 Januari 2025.

Ia mengakui banyaknya evakuasi sarang tawon jenis vespa karena berbahaya. Sedangkan saat dievakuasi sendiri oleh warga, justru biasanya ada korban tersengat.

BACA JUGA:Musim Penghujan, Marak Tawon Vespa di Banyumas

BACA JUGA:Kerap Ancam Manusia, Setahun Rata-rata 200 Sarang Tawon Vespa Dievakuasi

"Evakuasi atau operasi yang aman malam hari. Kami saja yang sudah jam terbang tinggi masih sesekali tersengat. Sehingga prosedur tetap evaluasi sarang harus dipatuhi," imbuhnya.

Caranya, petugas naik ke atap dengan membawa semprotan berisi cairan premium/bensin serta kapas. Kapas yang sudah dibasahi premium itu ditutupkan di lubang sarang sampai beberapa menit.

Timnya juga mengingatkan, musim hujan akan banyak sarang tawon berukuran besar di bagian rumah warga. Karena saat kemarau tawon itu biasa membangun sarang di pohon.

"Penghujan ini saya lebih banyak menangani evakuasi sarang tawon vespa di bagian rumah warga," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: