Ramadan adalah Jamuan
Dr. Labib Sajawandi, M.Pd. (Kaprodi PGPAUD S1 UMP)--
Malam Ramadhan adalah puncak jamuan. Shalat tarawih, qiyam, dan istighfar menghiasi suasana. “Barangsiapa menghidupkan malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim).
Di dalamnya terdapat Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadr: 3). Satu malam yang nilainya melampaui puluhan tahun ibadah.
BACA JUGA:Menapak Jejak Para Sahabat Rasululloh di Bulan Ramadhan
Bahkan sahur pun menyimpan keberkahan. Nabi ﷺ bersabda, “Dalam sahur terdapat keberkahan” (HR. Bukhari dan Muslim). Di waktu sunyi itu, doa dan istighfar terasa lebih dekat kepada langit.
Ramadhan adalah kesempatan emas yang datang setahun sekali. Belum tentu kita dipertemukan kembali dengannya. Maka jangan biarkan jamuan Allah ini berlalu tanpa perubahan. Hadirlah dengan iman, jalani dengan kesungguhan, dan akhiri dengan taubat.
Selamat menikmati jamuan dari Allah SWT. Semoga kita menjadi tamu yang pulang membawa ampunan dan hati yang diperbarui. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin…(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
