Inggris (3) 1-1 (2) Italia, Penantian Selama 53 Tahun
LONDON - Italia berhasil meraih gelar Euro 2020 usai mengalahkan Inggris via adu penalti dengan keunggulan 3-2.
Bermain di Stadion Wembley, Senin (12/7) WIB, Gli Azzurri, julukan Timnas Italia, berhasil mengulang kesuksesan mereka di tahun 1968 dengan menjadi juara.
https://radarbanyumas.co.id/argentina-1-0-brasil-di-maria-jadi-pahlawan-tim-tango-menghapus-mimpi-buruk/
https://radarbanyumas.co.id/dramatis-hingga-penalti-italia-juara-euro-2020/
Pasukan Roberto Mancini akhirnya mengusir rasa penasaran Italia setelah di tahun 2000 dan 2012 masuk final, tapi hanya sanggup menjadi runner up.
Pada tahun 2000 Italia takluk dari Prancis 1-2, kemudian di edisi Euro 2012 mereka hancur lebur di final usai takluk 0-4 dari Spanyol.
Tahun ini, dengan skuad yang lebih merata, Gli Azzurri berhasil merengkuh gelar juara keduanya di ajang Euro.
Torehan juara Italia sekarang sejajar dengan Prancis yang telah mengumpulkan dua gelar di turnamen ini. Italia hanya kurang satu trofi lagi dari Jerman dan Spanyol yang dalam gelaran ini sudah tiga kali membawa pulang piala.
Kemenangan Italia tak lepas dari kecerdikan strategi sang pelatih. Gol penyeimbang berhasil dilesakkan Leonardo Bonucci di menit ke-67. Pemain Juventus ini berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang kiper Inggris Jordan Pickford dan akhirnya menyamakan kedudukan.
Skor sama kuat membuat pemenang laga harus ditentukan lewat babak adu penalti. Pada babak ini, Mancini mengaku memberikan kredit untuk anak asuhannya yang telah berjuang hingga titik darah penghabisan.
"Para pemain luar biasa, saya tidak tahu harus berkata apa lagi. Ini penting untuk semua orang dan penggemar.” pungkas Mancini.
Gelar ini menjadi yang kedua untuk Italia setelah menjuarai EURO 1968. Mereka harus menunggu selama 53 tahun untuk kembali membawa trofi ini pulang ke Roma, Italia.
"Kami senang bisa bermain bagus saat memenangkan pertandingan. Saya harap para pendukung merayakannya sekarang.” Imbuhnya.
Italia berhasil juara dengan berhasil meraih tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan. Selama gelaran ini, gawang Donnarumma hanya kebobolan empat gol saja.
Tidak hanya itu, Italia berhasil mencetak 13 gol dan menjadi raihan terbanyak mereka selama mengikuti Euro dan Piala Dunia. (uefa/mcr16/jpnn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
