Banner v.2

Juara: Penantian Tiga Dekade Liverpool

Juara: Penantian Tiga Dekade Liverpool

Juara : Kekalahan Manchester City yang takluk dari Chelsea dengan skor 2-1 Jumat (26/6) dini hari WIB, membuat skuad Pep Guardiola itu sudah tidak mungkin lagi untuk menyalip perolehan poin Liverpool. LIVERPOOL- Tidak ada yang lebih bahagia ketika mengangkat trofi. Itulah yang diungkapkan Pelatih Liverpool Jurgen Klopp meluapkan emosinya saat diwawancarai Sky Sport. Air matanya keluar tak lama setelah Liverpool menyegel gelar juara Liga Inggris 2019-2020. Kekalahan Manchester City yang takluk dari Chelsea dengan skor 2-1 Jumat (26/6) dini hari WIB, membuat skuad Pep Guardiola itu sudah tidak mungkin lagi untuk menyalip perolehan poin Liverpool. Liverpool yang sudah perkasa menempati posisi pertama klasemen musim ini menang dengan raihan 86 poin. Sementara itu, Man City ada di peringkat kedua, tertinggal 23 angka dari The Reds. Dengan menyisakan tujuh pertandingan lagi, hal yang mustahil bagi The Citizen, julukan Man City, mengudeta Sadio Mane dkk. Ini merupakan penantian panjang The Kop, julukan fans Liverpool, sejak klub asal Merseyside itu mengangkat trofinya 30 tahun silam (musim 1989-1990) dan tepat setahun mereka memenangkan Liga Champions keenam mereka di Madrid. “Saya tidak bisa berkata-kata lagi, itu tidak bisa dipercaya. Ini lah kebahagiaan kami mengangkat trofi setelah tiga dekade,” ujarnya sambil menitikkan air mata. Klopp juga berterima kasih kepada legenda Liverpool Kenny Dalglish dan Graeme Souness yang ikut dalam wawancara virtual tersebut. “Seberapa banyak Kenny mendukung kami, gelar ini juga untuk Anda, Kenny. Anda harus menunggu 30 tahun lagi agar klub Anda bisa memenangkannya,” katanya. Klopp menyatakan bahwa gelar Liga Inggris ini adalah permulaan dari perjalanan tim Liverpool yang luar biasa. "Untuk semua orang di Liverpool. Sungguh sebuah perjalanan yang menyenangkan sejak saya tiba dan hal ini belum berakhir, itulah hal bagus (dari keberhasilan ini)," kata Klopp seperti dikutip Mirror. Gelar ini juga ia persembahkan kepada legenda Liverpool yang kini menjadi pelatih Glasgow Rangers, Steven Gerrard. Ya, selama membela The Reds, hanya trofi Liga Premier yang belum dipersembahkannya. “Ini (trofi) untuk Stevie (Gerrard), yang harus menunggu lama dan sekarang sudah kita dapatkan. Mudah bagi saya untuk memotivasi tim karena sejarah kami yang hebat dan itu sangat sulit dipercaya. Itu benar-benar tegang, 90 menit dari laga Manchester City (versus Chelsea) yang bisa anda bayangkan,” katanya. Kendati demikian, ia menyebut bahwa masa-masa ini merupakan saat Liverpool menjalani masa kejayaannya. Gelar ini turut mengakhiri puasa gelar tim kota pelabuhan yang sudah berlangsung selama 30 tahun. Keberhasilan itu juga tidak lepas dari peran para pemain kunci yang mereka miliki di musim ini. Terpisah Steven Gerrard, ikut merayakan kesuksesan Si Merah meraih gelar juara musim ini. Stevie juga mengucapkan selamat lewat akun Instagram pribadi @stevengerrard. “Selamat kepada Liverpool. Ini sebuah pencapaian yang luar biasa dari para skuad yang fantastis. Sejak awal saya yakin skuad berisi pemain-pemain top, yang dipimpin oleh manajer dan tim pelatih kelas dunia akan merebut piala ini,” ujar Steven Gerrard dilansir dari Goal. "Apresiasi juga diberikan atas kesabaran FSG (Fenway Sports Group, pemilik Liverpool). Dan saya tentu mengucapkan selamat kepada para fans yang sudah sabar menunggu selama 30 tahun. Ini saatnya berpesta,” tutup pria berusia 40 tahun tersebut. (fin/tgr) samb: Kemenangan Buah dari Kesabaran

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: