Atl Madrid vs Juventus-Bertandang ke Markas Bebuyutan
MADRID-Cristiano Ronaldo akan kembali memimpin Juventus menghadapi Atletico Madrid di laga pertama Grup D Liga Champions, dinihari nanti. Sudah terlanjur dicap musuh besar, CR7 lagi-lagi harus siap menghadapi tekanan di Wanda Metropolitano.
Sudah bukan rahasia lagi, pendukung Atletico adalah salah satu pembenci utama Ronaldo. Itu tak lepas dari mimpi buruk yang kerap kali diberikan kapten Portugal itu pada klub ibu kota Spanyol tersebut.
Pada 2014, Ronaldo termasuk salah satu yang ikut menjebol gawang Los Rojiblancos ketika derbi Madrid tersaji di final Liga Champions yang membuat Atletico gagal meraih gelar perdananya. Dua tahun kemudian, Ronaldo kembali menyumbang andil mengempaskan Atletico di final Liga Champions 2016 lewat drama adu penalti.
Kedua momen itu tak hanya merusak mimpi juara Atletico, namun juga mempertegas status Ronaldo sebagai kryptone anak asuh Diego Simeone. Selama sembilan musim bersama Real Madrid, peraih lima Ballon dOr itu melesakkan total 22 gol ke gawang Atletico yang menempatkannya sebagai top skor El Derbi Madrileno.
Seolah tak puas hanya menyakiti Atletico, mantan pemain Manchester United itu juga menjadi pembawa mimpi buruk Los Rojiblancos ketika ia sudah hengkang ke Juventus. Musim lalu, hattrick Ronaldo membuat Atletico terkapar di babak 16 besar meski sempat di atas angin setelah menang 2-0 di Wanda Metropolitano.
Duel dua leg antara Juve dan Atletico itu bahkan diwarnai pertunjukan saling ledek. Pada leg pertama, fan Atletico menjadikan Ronaldo sasaran cemooh yang dibalas Ronaldo dengan isyarat jari, memperlihatkan jumlah trofi Liga Champions yang ia punya. Melengkapi penghinaannya, di leg kedua Ronaldo hattrick untuk menghentikan langkah Atletico.
Ronaldo pun sangat sadar dia akan kembali menjadi sasaran teror. Makanya setelah undian ia mengingatkan penggemar tuan rumah. "Saya harap para penggemar tidak mendorong saya dengan memanggil nama saya dan mengatakan hal-hal yang tidak sportif tentang saya lagi," tegas Ronaldo dikutip dari Goal.
Perseteruan Ronaldo dan Atletico bakal lebih menarik lagi dengan kehadiran Joao Felix di kubu tuan rumah. Sejak penampilan hebatnya bersama Benfica, penyerang Portugal berusia 19 tahun itu dianggap sebagai The Next Cristiano Ronaldo.
Jelas, Felix bisa memicu masalah baru bagi Ronaldo. Kalau bisa tampil menawan seperti yang ia lakukan ketika Atletico mengalahkan Juve di Internasional Champions Cup (ICC), suporter tuan rumah akan punya bahan lain untuk kembali mengganggu Ronaldo.
Felix meskipun punya ambisi mereplikasi sukses seniornya di timnas Portugal, dia menegaskan tidak ingin disamakan dengan CR7. "Saya di sini untuk menulis kisahku sendiri. Cristiano adalah Cristiano dan aku ingin menjadi diriku sendiri," tegas Felix di Yahoo Sports.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, mengaku cemas dengan kesiapan timnya. Usai ditekuk Sociedad, Simeone mengatakan mereka harus melakukan perbaikan saat menyambut Bianconeri. "Kami perlu tumbuh. Kami sadar mana harus pergi," ujarnya di AS.
Pada duel ke-11 kedua klub ini, Atletico masih harus menunggu perkembangan kiper Jan Oblak yang cedera. Jika gagal tes kebugaran, Antonio Adan akan mengisi tempatnya. Alvaro Morata dan Thomas Partey juga kemungkinan masih akan absen. Di kubu Juventus, selain Giorgio Chiellini, Maurizio Sarri yang memburu kemenangan pertamanya juga tanpa Douglas Costa. (amr)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

