Honda

Kesadaran Berbangsa Ditanamkan dalam MPLS

Kesadaran Berbangsa Ditanamkan dalam MPLS

BEKAL : Anggota DPRD Banjarnegara Wachyu Hidayat memberikan materi tentang kesadaran berbangsa pada MPLS di SMAN 1 Sigaluh, Senin (11/7). (DARNO/RADARMAS) BANJARNEGARA - Kesadaran berbangsa ditanamkan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). "Kalau di antara kalian banyak yang belum punya SIM, ya jangan naik motor di jalan raya. Itu contoh kongkret kesadaran berbangsa, agar selamat semua," kata anggota DPRD Banjarnegara Wachyu Hidayat saat mengisi MPLS di SMAN 1 Sigaluh, Senin (11/7). Menurut dia, salah satu implementasi sederhana kesadaran berbangsa adalah menaati peraturan sekolah dan pemerintah. Bagi yang belum punya SIM, kata dia, bisa membonceng teman yang sudah punya SIM. Wachyu juga berharap para siswa harus memiliki tiga kedisiplinan dalam hidup. "Kalian harus disiplin waktu, komunikasi dan tindakan. Jangan terlambat, cepat merespon WA orang lain, dan konsekuen dalam bertindak. Dengan sikap seperti itu dan bersekolah, maka akan mengurangi risiko hidup sengsara di masa depan," tandas Wachyu. Kepala SMAN 1 Sigaluh Supriyanto mengatakan, masa depan Indonesia ada di tangan para siswa yang saat ini di jenjang SMA. "Bonus demografi ke depan, di tahun 2045 ketika negara kita berusia 100 tahun, adalah masa ketika kalian sedang pada puncak produktivitas," ungkapnya. https://radarbanyumas.co.id/siswa-baru-antusias-ikuti-mpls/ Jika tidak produktif, justru akan menjadi masalah di masa yang akan datang. (drn)

Sumber: