Banner v.2

Viral Bule Australia Panjat Pohon Beringin Sakral di Bali, Minta Maaf, Fatal

Viral Bule Australia Panjat Pohon Beringin Sakral di Bali, Minta Maaf, Fatal

Samuel Lockton, bule asal Australia diminta turun dari pohon beringin sakral di area Pura Prajapati, Abiantuwung, Kediri, Tabanan, kemarin. (Tangkapan layar) DENPASAR - Kantor Imigrasi Denpasar mengambil kebijakan berbeda terhadap bule Warga Negara Asing (WNA) asal Australia yang memanjat pohon sakral di Bali. Bule Australia bernama Samuel Lockton itu hanya menjalani pemeriksaan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar. Hasil dari pemeriksaan tersebut, Samuel Lockton yang dituding telah menodai kearifan budaya lokal di Bali hanya diminta menyampaikan permintaan maaf. Padahal, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Minggu (12/6) kemarin, Samuel Locton terbukti sudah dua kali melakukan hal serupa. Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra kepada awak media menjelaskan Bule itu mengaku tidak tahu kalau pohon itu disucikan warga. Karena dengan entengnya mengaku tidak tahu, bule Australia yang menginap di salah satu hotel di Jimbaran, Kuta ini segera meminta maaf. “Dia sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf,” katanya. https://radarbanyumas.co.id/oknum-kades-dan-wakil-ketua-bpd-di-tanah-masa-selingkuh-kena-penggerebekan-videonya-viral/ Lantas, apa alasannya nekat memanjat pohon beringin yang disakralkan warga? Dari hasil pemeriksaan petugas kepolisian, Samuel Lockton nekat memanjat pohon beringin itu untuk membuat konten pribadi yang akan diunggah di media sosial. Samuel Lockton, bule asal Australia diminta turun dari pohon beringin sakral di area Pura Prajapati, Abiantuwung, Kediri, Tabanan, kemarin. (Tangkapan layar) Agar persoalan tidak makin meluas, kepolisian dari Polsek Kediri mempertemukan bule Australia itu dengan Bendesa Adat Dakdakan dan perwakilan warga. Kepada petugas Imigrasi Denpasar, Samuel mengaku aksi konyol sebelumnya dilakukan di daerah Canggu, Kabupaten Badung. "Sebelumnya pernah memanjat 2 pohon di daerah Canggu untuk menyalurkan hobinya," ujar Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Anggiat Napitupulu. Lewat keterangan resminya, Senin (13/6), Anggiat Napitupulu menyebut pemeriksaan Imigrasi terhadap Samuel Lockton dilakukan setelah bule Australia itu diserahkan oleh Polsek Kediri, Tabanan. "WNA tersebut telah diamankan oleh pihak Polsek Kediri sebelum diserahkan kepada pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar," kata Anggiat. Kepada petugas, Samuel Lockton mengakui aksi memanjat pohon beringin sakral di Pura Dalem Prajapati, Banjar Dadakan, Kabupaten Tabanan itu adalah dirinya. Aksinya yang direkam video kemudian viral di media sosial (medsos) hingga menimbulkan keresahan publik Bali. Samuel Lockton masuk ke Bali pada 6 Juni 2022 lalu dengan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK). "Yang bersangkutan datang ke Indonesia dalam rangka berlibur di Bali," kata Anggiat, yang sebelumnya menjabat Kepala Imigrasi Jakarta Selatan. Kendati dia mengakui perbuatannya itu telah mengganggu ketertiban umum, Kantor Imigrasi (Kanim) Denpasar tidak mengenakan sanksi administratif apapun padanya. "Saat ini yang bersangkutan telah memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali atas perbuatannya tersebut," papar Anggiat. (gie/JPNN)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: