Banner v.2

Harga Kapulaga Anjlog

Harga Kapulaga Anjlog

Salah satu warga di Desa Klinting sedang menjemur kapulaga yang baru dipanen, Selasa (31/1). -Sri untuk Radarmas---

BANYUMAS-Komoditas rempah kapulaga anjlog harga. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak pandemi corona virus-19.

Penghasil kapulaga di Desa Klinting Kecamatan Somagede Sri Wahyuni menceritakan harga tertinggi yang pernah dibeli untuk satu kilogramnya mencapai Rp 230 ribu.

"Dua tahun terakhir harga kapulaga semakin turun terus. Sampai kemarin saya jual cuma Rp 45 ribu per kilogram," rinci Sri, Selasa (31/1).

Warga berharap harga komoditas kapulaga kembali naik signifikan. Sehingga, dapat menjadi pendapatan tambahan untuk keluarga.

Terlebih di masa yang serba sulit seperti saat ini. Misalnya komoditas harga beras sebagai kebututuhan pokok sedang melambung.

"Walaupun kapulaga untuk sampingan bagi warga, karena lahannya tidak terlalu banyak. Mudah-mudahan harga kembali tinggi," harap Sri.

Lantaran lahan kapulaga yang dimiliki warga relatif tidak begitu luas. Dampaknya disebut Sri tidak terlampau terasa.

Pengeluaran biaya perawatan untuk tanaman kapulaga masih tertutup. Meski harga masih anjlog.

Tidak seperti di daerah sentra kapulaga yang lahannya hingga mencapai berhektare-hektare. Maka akan lebih terasa dampaknya.

"Perawatan tanaman kapulaga hanya dipupuk dan dibersihkan," tandas Sri. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait