Penderes Jatuh Paling Banyak di Kecamatan Cilongok

Penderes Jatuh Paling Banyak di Kecamatan Cilongok

ilustrasi --

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID- Kasus kecelakaan kerja petani penderes atau penyadap kelapa di Banyumas masih tinggi. 

Dari data Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas untuk penderes yang mengalami kecelakaan kerja dan diberikan bantuan, dari tahun ketahun angkanya fluktuatif, dan masih tinggi.

Yaitu pada tahun 2019 terdapat 100 kasus kecelakan kerja, 2020 terdapat 129 kasus, 2021 terdapat 135 kasus, dan 2022 atau hingga bulan November kemari terdapat 112 kasus. 

BACA JUGA:Ternyata Gaji Anggota PPK di KPU Banyumas Capai Rp 2,2 Juta, Cek Gaji Ketua Sekaligus PPS di Desa

Ariono Poerwanto, Kepala Markas PMI Banyumas mengatakan, dari penderes yang mengalami kecelakaan kerja dan diberikan bantuan oleh PMI itu rata-rata tiap tahunnya ada yang meninggal, dan patah tulang. 

"Rata-rata ada yang meninggal, ada yang patah tulang ada yang hanya luka ringan," ungkapnya. 

Dan dari angka kasus kecelakaan kerja itu, kasus paling banyak terjadi di Kecamatan Cilongok

"Paling banyak di Kecamatan Cilongok, terus Kecamatan Pekuncen," lanjutnya. (win)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: