Kepergok Curi Sapi, Pencuri Babak Belur Dihajar Warga
Ilustrasi pencurian hewan (istimewa)
BANTEN - Lantaran kepergok curi 7 ekor sapi seorang pelaku pencurian ternak tak berdaya setelah diamuk warga.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Carang Pulang, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (20/4) kemarin.
Pelaku merupakan salah seorang dari gerombolan pencuri sapi yang ketahuan oleh warga saat tengah beraksi.
Peristiwa tersebut sempat direkam oleh salah seorang warga. Pelaku yang merupakan Bojong Kamal, Legok, Kabupaten Tangerang tersebut babak belur dan bersimbah darah dipukuli oleh warga.
Tak sampai disitu, dalam video tersebut juga terlihat pelaku tepar tanpa mengenakan busana karena telah dilucuti oleh warga yang memergoki aksinya.
Bahkan sebuah truk yang digunakan oleh pelaku untuk mengangkut hewan ternak curian juga dibakar oleh warga.
Dilansir dari fin.co.id, aksi pencurian kerbau dan sapi milik warga itu terjadi di menjelang sahur sekira pukul 02.30 WIB.
Para pelaku yang diketahui berjumlah 5 orang berusaha memasukan 3 ekor sapi dan 4 ekor kerbau curian ke sebuah truk yang sudah mereka siapkan.
https://radarbanyumas.co.id/pencuri-spesialis-rumah-kos-ditembak-mati/
Akan tetapi aksi kawanan tersebut dipergoki oleh warga setelah sang pemilik meminta pertolongan, hingga akhirnya tiga pelaku lainya kabur dan satu orang berhasil diamankan warga.
"Informasinya pelaku ada 4 orang, saat kepergok 3 orang panik dan langsung kabur, tapi 1 pelaku berhasil diamankan warga sampai akhirnya diamuk massa," kata Iskandar (42) salah seorang warga Sindang Jaya.
Iskandar melanjutkan, akibat dipukuli oleh warga pelaku menderita luka yang cukup parah.
Untuk itu pihak kepolisian kemudian membawa pelaku ke RS Prima Maya Pasar Kemis untuk mendapat perawatan.
Sedangkan sebuah truk yang menurut pengakuan pelaku digunakan untuk mengangkut kerbau dan sapi curian tersebut hangus dibakar oleh warga.
"Lumayan parah juga sih kaya yang di video aja kondisinya begitu, babak belur dan ditelanjangin, truknya hangus dibakar," tambah Iskandar.
Secara terpisah, Tumpang Sugian selaku Kepala Desa Wanakerta menuturkan, para pelaku pencuri hewan ternak itu terbilang sadis.
Pasalnya, pemilik sapi yang saat itu sedang menjaga hewan ternaknya diikat oleh para pelaku di sebuah pohon.
https://radarbanyumas.co.id/marak-aksi-pencurian-di-kemranjen-dua-korban-diantaranya-perangkat-desa/
"Kasian juga pemiliknya lagi ngejagain didatangi para pelaku dan diikat di pohon," terang Sugian.
Meski begitu, dari informasi yang dia dapat saat ini satu pelaku lainnya sudah berhasil ditangkap polisi, sedangkan dua orang pelaku lainnya masih belum diketahui keberadaannya.
"Total ada 7 ekor yang dicuri tapi waktu itu baru 5 ekor sudah dimasukkan ke mobil," ucapnya
Kanitreskrim Polsek Pasar Kemis, AKP Tedy Heri Murtianto saat dihubungi membenarkan aksi pencurian kerbau dan sapi tersebut.
AKP Tedy mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah mengamankan dua orang pelaku.
Namun, satu orang pelaku mengaku hanya sebagai sopir dan tidak mengetahui jika truknya akan digunakan untuk mengangkut ternak curian.
"Saat ini sudah ada 2 orang yang diamankan. Tapi baru 1 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, karena yang satunya mengaku hanya sebagai sopir dan mengaku tidak tahu apa-apa," tuturnya
Masih dengan AKP Tedy, satu tersangka yang sempat dipukuli warga dan dibawa ke rumah sakit saat ini sudah berada di Polsek Pasar Kemis.
Karena kondisinya belum benar-benar pulih maka tersangka belum bisa dimintai keterangan dan masih berada di ruangan khusus di Polsek Pasar Kemis.
https://radarbanyumas.co.id/delapan-fakta-pencurian-toko-kamera-focus-nusantara-semarang-sampai-bunuh-satpamnya-pelaku-warga-karangsembung-kebumen/
"Kita tunggu sampai tersangka pulih da bisa dimintai keterangan baru kita akan lanjutkan proses penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang lain," tutup AKP Tedy. (FIN/disway/ali)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
