Dosen Amikom Manfaatkan Media Digital untuk Budidaya Pisang Cavendish
Dosen Universitas Amikom Purwokerto, Ely Purnawati, M.Kom melalui program Amikom Mitra Masyarakat, bersama timnya melaksanakan program Pemanfaatan Teknologi Media Digital untuk pengembangan usaha agrobisnis budidaya perkebunan Pisang Cavendish BUMDES Maju-Foto Yudha Iman P / Radar Banyumas -
PURWOKERTO - Kabupaten Banyumas identik dengan kuliner mendoan, getuk goreng dan keripiknya.
Namun di sebuah pinggiran kota, tepatnya di Desa Kedondong Kecamatan Sokaraja ternyata menyimpan potensi lain.
Desa memiliki BUMDES Maju Bersama yang kini tengah mengembangkan budidaya pisang Cavendish.
Melihat potensi ini, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokwerto, Ely Purnawati, M.Kom tergerak untuk turut membantu pengembangan budidaya pisang Cavendish tersebut.
Melalui program Amikom Mitra Masyarakat, bersama timnya yaitu Fanesa D. S. dan Dedi P., ketiganya berhasil melaksanakan program Pemanfaatan Teknologi Media Digital untuk Pengembangan Usaha Agrobisnis Budidaya Perkebunan Pisang Cavendish pada BUMDES Maju Bersama.
"Mengingat maraknya tren teknologi saat ini maka pengembangan usaha penting dilakukan melalui media digital, misalnya dengan pembuatan konten-konten digital yang diharapkan dapat digunakan sebagai bahan dalam berpromosi," kata Ely, Minggu (25/9).
BACA JUGA:Universitas Amikom Tambah 3 Doktor Baru
Direktur BUMDES Maju Bersama Desa Kedondong, Suratman mengatakan di Banyumas pisang Cavendish belum begitu dikenal. Harapannya di masa mendatang bertambah lagi icon untuk Kabupaten Banyumas yaitu Pisang Cavendish ini.
Adapun area perkebunan pisang Cavendish di Desa Kedondong Kecamatan Sokaraja menempati lahan yang tadinya merupakan persawahan yang rutin hanya ditanami padi saja.
BACA JUGA:919 Mahasiswa Baru Universitas Amikom Purwokerto Dikukuhkan Rektor
"Setelah dikembangkan, potensi pisang yang dihasilkan memiliki grade sangat baik dengan prospek yang cukup menjanjikan dibandingakan dengan bertani padi," pungkasnya. (yda/rdr)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

