Honda

Pembangunan MPP Purbalingga Terlambat 31 Persen

Pembangunan MPP Purbalingga Terlambat 31 Persen

DPRD Kabupaten Purbalingga saat sidak ke pembangunan MPP, Agustus lalu.-DOK RADARMAS-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Purbalingga mengalami keterlambatan dari target, per 19 September 2022 lalu.

Pembangunan MPP mengalami keterlambatan 31,01 persen dari target yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga dengan rekanan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga Cahyo Rudianto kepada Radarmas, Kamis, 22 September 2022.

BACA JUGA:Optimalkan Penerapan SPBE, Dinkominfo Banyumas Gelar Rapat Koordinasi dan Verifikasi Data.

"Progres MPP per 19 September 2022 sebesar 32,47 persen, dari target 63,48 persen. Sehingga mengalami keterlambatan sebesar 31,01 persen," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihak rekanan sudah mendapatkan teguran kedua dari DPUPR.

Diharapkan dengan teguran tersebut, pihak rekanan bisa melakukan percepatan pembangunan.

BACA JUGA:Stok Vaksin Covid-19 Sementara Kosong di Banyak Puskesmas

Sehingga, pembangunan bisa selesai tepat waktu dan kualitasnya baik.

Diketahui, dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Purbalingga yang mandiri dan berdaya saing.

Salah satu program kerja unggulan yang dicanangkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan publik dengan membangun MPP.

BACA JUGA:24 KK Korban Tanah Bergerak di Cilacap Akan Dibuatkan Huntara

Lokasi MPP menggunakan Gedung Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). 

Pembangunannya menelan anggaran Rp1,5 Miliar. Pembangunan meliputi interior, mebeler, jaringan listrik, rehab plafon dan toilet.

Sumber: