Darurat Corona, ACT Siap Kirim 10.000 Masker untuk WNI di Hong Kong

Darurat Corona, ACT Siap Kirim 10.000 Masker untuk WNI di Hong Kong

Di Hong Kong, 265.000 Pekerja Migran Indonesia tertahan dan mulai panik akibat minimnya ketersediaan masker dan paket sanitasi yang dibutuhkan untuk pencegahan penyebaran virus Corona. Penularannya masih belum pasti diketahui dan obatnya juga belum ditemukan. Melalui pernyataan pers, Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng) turut merespons dampak fatal atas penyebaran virus Corona. Kepala Cabang ACT Jateng Giyanto menyampaikan, epidemi virus Corona ini merupakan masalah kemanusiaan. Oleh karenanya, dibutuhkan peran lembaga kemanusiaan dan publik untuk bersama mengatasi krisis kemanusiaan global ini. "Sebagai tragedi kemanusiaan, sudah selayaknya dunia menjadikan peristiwa ini menjadi momentum kemanusiaan global. Yakni, menggerakkan masyarakat global untuk menghadapi krisis kemanusiaan ini. Apalagi ada juga saudara-saudara kita yang ikut terdampak, seperti WNI di Hong Kong," jelas Giyanto. Bahaya virus Corona ini turut mengancam kesehatan warga negara Indonesia yang bekerja atau menetap di Hong Kong. Yana, salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong mengatakan, kondisi di negara tersebut saat ini mulai kurang kondusif akibat ancaman virus Corona. “Permintaan masyarakat tinggi, sedangkan persediaan semakin menipis karena masker jadi alat untuk mencegah virus corona menyebar,” ungkap Yana kepada ACT saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (6/2). Dari video yang dikirimkan Yana kepada tim ACT, terlihat antrean panjang terjadi di depan toko-toko yang masih tersedia masker. Sedangkan di toko swalayan lain terlihat rak tempat masker yang kosong karena telah diborong oleh warga yang khawatir akan kesehatannya dari ancaman Corona. ACT merespons tingginya kebutuhan masker sebagai tindakan preventif penyebaran virus Corona di Hong Kong. ACT menargetkan mengirim 10.000 boks masker bagi warga Indonesia yang ada di Hongkong. Langkah ini diambil setelah semakin sulitnya mendapatkan masker di Hongkong. “Dalam waktu dekat ini akan dikirimkan untuk awalan 2.500 boks masker untuk saudara kita yang ada di Hong Kong,” jelas Sucita Ramadinda dari Tim Global Humanity Response (GHR) - ACT. Selain pembagian masker, ACT juga akan menyiapkan paket sanitasi serta pangan bagi warga Indonesia di Hong Kong. [adv]

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: