Honda

Mercedes Kembali Tercepat

Mercedes Kembali Tercepat

TERCEPAT: Pembalap Mercedes Valtteri Bottas kembali mencetak waktu tercepat 1 menit 15,511 detik pada tes resmi di sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa.ISTIMEWA BARCELONA - Pembalap Mercedes Valtteri Bottas kembali mendominasi tes resmi di sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa. Bottas mencetak waktu tercepat 1 menit 15,511 detik. Reuters melaporkan, meskipun Bottas lebih lambat dari yang diraihnya ketika menguncipole position di race akhir pekan kemarin, yaitu 1 menit 15,406 detik, namun dia masih terlampau cepat dari waktu terbaik Hamilton pada kualifikasi. Bottas juga melahap 131 lap, setara dengan jarak hampir dua balapan. Sedangkan pembalap Ferrari Charles Leclerc menjadi tercepat kedua setelah membukukan waktu 1 menit 16,933 detik diikuti oleh pembalap Toro Rosso Daniil Kvyat dengan 1 menit 17,679 detik. Sementara itu pembalap Red Bull Max Verstappen menilai, Mercedes adalah tim yang sukses melakukan pengembangan di tahun 2019 ini. Ini terbukti, tim lain jauh tertinggal di belakang Merdedes. Mercedes sejauh ini tampil dominan. Sedangkan Ferrari yang diharapkan mampu memberikan tekanan ternyata malah terlihat lambat. Verstappen saat ini menduduki peringkat ketiga peringkat pembalap di depan kedua pembalap Ferrari. "Saya bukan perancang, saya cuma berusaha berkendara secepat saya bisa," kata Verstappen kepada Autosport. "Untuk sementara tahun ini, saya kira secara umum, mobil-mobil tidak mudah untuk dipahami agar bisa dipacu secepat mungkin. Mercedes tampaknya paham. Dan Mercedes begitu cepat sepanjang pekan dan saya kira kami telah melakukan tugas dengan baik untuk paling tidak melampaui satu Ferrari," katanya. Sementara itu bos tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto mengakui jika timnya melakukan kesalahan dalam mengembangkan mobil SF90 yang digunakan musim ini. Kesalahan itu berimbas langsung dengan buruknya penampilan Ferrari musim ini. Saat iniFerrari memang mencoba melakukan perubahan besar-besaran untuk menghentikan dominasi Mercedes. Namun, sepanjang race Ferrari selalu finish di belakang Mercedes. Terakhir, Ferrari yang sempat membawa mesin baru juga masih gagal memenangi balapan di GP Spanyol. Sebastian Vettel dan Charles Leclerc harus puas finish di posisi 4-5. Tidak hanya itu, Ferrari juga harus mengakui ketangguhan Red Bull yang dibawa oleh Max Verstappen dan berhasil menghuni peringkat ketiga. Menanggapi hasil buruk itu, Binotto lantas menyadari bahwa timnya memang menuju ke arah yang salah. Kami kehilangan banyak waktu di setiap tikungan, tidak hanya pada sektor tiga, tetapi mobil sangat lambat di semua tikungan. Mobil terlalu banyakundersteer. Apakah hanyadownforceatau lebih dari itu? Kami harus menganalisa dan memahaminya,ucap Binotto. (wsa/fin)

Sumber: