Renault Lulus Uji Tabrak

Renault Lulus Uji Tabrak

Mercedes Siapkan Dua Shift Kerja PARIS- Sejauh ini sudah tiga mobil Formula 1 dinyatakan lulus lulus tes tabrak. Setelah rangka milik tim baru Haas dan kemudian disusul Manor, yang terbaru adalah mobil skuad Renault. Sama dengan Haas, Renault akan memulai debutnya di Formula sebagai konstruktor penuh musim ini. Manor sebenarnya juga baru punya mobil baru tahun ini karena sebelumnya tim yang pernah bernama Marussia itu hanya menggunakan mobil lama spek 2014, tapi disesuaikan dengan regulasi baru. Masalah finansial menjadi alasan utamanya. Setelah lepas sebagai pemasok mesin, Renault membeli kembali Lotus F1, tim yang pernah dimiliknya pada 2002-2010. Lolos uji tabrak ini menjadi langkah penting sebelum tim datang ke acara jumpa pers bulan dengan untuk mengumumkan nama baru tim, struktur manajemen, partner tim, dan bahkan line up final pembalap mereka. Saat Bos ART Grand Prix Frederic Vasseur sudah dipastikan menjadi racing director. Jolyon Palmer dan Pastor Maldonado telah meneken kontrak dengan skuad Enstone sebelum diambil alih Renault. Sebenarnya kursi mereka masih aman. Namun saat kondisi politik Venezuela berubah dan harga minyak dunia anjlok muncul kekhawatiran bahwa PDVSA sebagai penyokong utama Maldonado mundur. Kevin Magnussen berpotensi menjadi penggantinya. Pengumuman lolosnya uji tabrak tersebut disiarkan melalui akun Twitter resmi Lotus F1. Belum menggunakan akun Renault. ’’Homologasi rangka: Selesai. Itu sangat menyenangkan. (Kami tahu, kami tahu. Hentikan. Kabar baik bukan?,’’ bunyi cuitan tersebut dikutip Crash. Cuitan itu kemudian diikuti sebuah teaser berisi animasi lambang Renault yang dikhiri dengan tagar #HEARUSCOMING atau “inilah kami datang”. Mulai akhir bulan ini dan sepanjang bulan depan kesibukan tim-tim Formula 1 bakal dimulai. Tes resmi akan dibuka 22-25 Februari di Barcelona. Lalu dilanjutkan pada 1-4 Maret di tempat yang sama. Dengan jadwal balap superketat musim ini (21 seri) tim harus punya strategi khusus untuk menjaga stabilitas fisik dan mental para mekaniknya. Tim juara bertahan Mercedes serius dengan ide dua shift kerja untuk para mekaniknya. Bos Mercedes Toto Wolff menyatakan kekhawatirannya bahwa staff dan mekaniknya akan mengalami kelelahan. ’’Kami hanya perlu berhati-hati dengan organisasi kami. Karena dengan 19 seri saja kami sudah mengerahkan seluruh kekuatan fisik dan mental,’’ kata Wolff. Jadi tim pabrikan asal Jerman itu mempertimbangkan sejumlah konsep yang bisa membuat para staf dan mekanik itu bertahan dengan kondisi prima selama 21 balapan. ’’Karena aku tidak yakin kami sanggup menghadapi 21 race dengan struktur tim saat ini,’’ aku Wolff. Ide dua shift itu khusus diberlakukan untuk mereka yang punya beban kerja sangat berat. Sisanya, Wolff mengatakan akan mengoptimalkan waktu istirahat saat melakukan perjalanan, dan manajemen jetlag. ’’Semuanya sedang kami pertimbangkan,’’ tandasnya. Dia sadar sistem dua shift tidak bisa diberlakukan kepada setiap anggota tim. Karena ada beberapa bagian yang harus hadir di setiap balapan. ’’Ada yang tidak bisa digantikan. Karena mereka ada yang terbaik,’’ tandasnya.(cak)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: