Cedera Tak Harus ke Luar Lapangan di Euro 2016

Cedera Tak Harus ke Luar Lapangan di Euro 2016

Wasit legendaris Italia, Pierluigi Collina, mengunjungi markas tim nasional Italia di Coverciano guna menjelaskan beberapa perubahan aturan yang diberlakukan selama Euro 2016. Tak cuma di Euro 2016, perubahan aturan itu pun nantinya akan diterapkan di beberapa kompetisi di Eropa seperti yang sudah diputuskan badan pembuat peraturan sepak bola dunia alias International Football Association Board (IFAB). Collina, yang sudah pensiun dari dunia perwasitan sejak 2005, sekarang menjabat sebagai Head of UEFA referees dan konsultan untuk Federasi Sepak Bola Italia terkait fungsi wasit. Karenanya, dia pula yang memberikan sosialisasi terkait perubahan aturan yang berkaitan dengan wasit. "Perubahan terbesar menyangkut hukuman untuk pelanggaran yang berniat menghalangi peluang mencetak gol di area penalti. Sejauh ini, prosesnya adalah: pelanggaran, penalti, kartu merah," tegas Collina seperti dikutip dari Gazzetta World. "Sekarang, wasit akan melakukan penilaian. Jika mereka menganggap bahwa pemain berusaha untuk menghalau bola, dan itu realistis untuk duel, tidak akan ada kartu merah, tapi hanya kartu kuning. Kejujuran dari upaya pemain bertahan untuk menjangkau bola, tidak akan kemudian berakibat pada hukuman ganda," lanjutnya. Satu perubahan aturan lain yang menonjol adalah terkait penanganan kepada pemain yang mengalami cedera ringan di lapangan. Jika sebelumnya pemain yang cedera harus mendapat perawatan di luar area permainan, kali ini diizinkan tetap berada di dalam lapangan. "Dalam hal cedera menyusul pelanggaran, korban tidak akan dipaksa untuk meninggalkan lapangan jika hanya membutuhkan pengobatan yang cepat. Hal ini memastikan bahwa tidak ada keuntungan yang diraih terkait keunggulan numerik sementara untuk tim yang melakukan pelanggaran itu," pungkasnya. (ira/JPG)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: