Polisi Mulai Mengamankan Sejumlah Barang Bukti di Stadion Petrokimia Gresik

Polisi Mulai Mengamankan Sejumlah Barang Bukti di Stadion Petrokimia Gresik

FTA_Polisi Mulai Mengamankan Sejumlah Barang Bukti di Stadion Petrokimia Gresik GRESIK— Polisi bergerak cepat. Meski belum menerima laporan korban bentrok antarsuporter, yakni PS TNI dengan Ultrasmania. Kemarin (23/5) polisi mulai mengamankan sejumlah barang bukti di Stadion Petrokimia Gresik. Barang bukti yang diamankan, itu diantaranya puluhan sandal sisian, sobek spanduk ultrasmaniak, pipa terdapat bercak darah, dan pecahan batu. Pecahan batu mencapai separoh karung plastik ukuran 5 kilogram. Sekitar pukul 11.00, sejumlah anggota Polres Gresik terdiri dari Satuan Intelkam, Satreskrim dan Sabhara masuk ke dalam stadion milik perusahaan pelat merah penghasil pupuk tersebut. Mereka dibawah komando Kabag Ops Polres Gresik Kompol Nurhalim. Setelah diapelkan. Petugas bagian identitifikasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kerusahan antara suporter PS TNI dengan Ultrasmania-sebutan-suporter Persegres Gresik United pada Minggu lalu (22/5). Dalam kericuhan itu, puluhan ultrasmania dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Mereka yang terluka mulai anak-anak, perempuan dan orang dewasa. Sebagian besar luka dibagian kepala, tangan dan hidung. Olah TKP yang dilakukan tim identifikasi Satreskrim Polres Gresik dari sektor V sisi selatan stadion yang ditengarai awal terjadinya kericuhan antarsuporter tersebut. Kemudian, menuju sektor IV dan III. Dalam olah TKP, itu semua benda yang berpotensi menjadi barang bukti diamankan. Barang bukti terbanyak adalah pecahan batu sebesar kepalan tangan orang dewasa yang ditemukan diperlintasan atletik. Semula aparat sempat tidak memperbolehkan wartawan mengambil olah TKP tersebut. Pasalnya, pengumpulan barang bukti itu hanya untuk keperluan internal kepolisian. Namun, karena jumlah wartawan semakin banyak. Aparat pun tidak melarang mengambil gambar proses olah TKP dengan 25 adegan alias titik selama 60 menit tersebut. Sumber menceritakan pengambilan barang bukti, sebagai bekal aparat untuk laporan maupun antisipasi ada pihak korban yang melapor. Kasatreskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo mengatakan pihaknya belum menerima adanya laporan terkait tragedi di Stadion Petrokimia Gresik pada Minggu (22/5) itu. ”Belum ada yang lapor dari suporter Persegres. Ini hanya mengumpulkan bukti-bukti saja,”kata AKP Heru disela olah TKP di Stadion Petrokimia Gresik kemarin. Sementara itu, manajemen Persegres Gresik dalam siaran persnya berjanji menanggung semua biaya pengobatan terhadap puluhan ultrasmania yang luka dan dirawat di rumah sakit. Berdasarkan data mereka, terdapat 55 ultrasmania yang mengalami luka-luka. Puluhan suporter nahas itu dirawat di RS Petrokimia Gresik 29 orang dan RSUD Ibnu Sina Gresik ada 26 orang. Korban membengkak. Karena sebelumnya, ada sekitar 40 ultrasmania yang terluka. ”Kejadian ini sangat memukul kami. Dan manajemen akan bertanggungjawab penuh atas semua biaya korban hingga sembuh,”ujar manajer Persegres Bagus Cahyo Yuwono. (yad)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: