Alberto Moreno, Dihujat Fans, Dibela Eks Klub

Alberto Moreno, Dihujat Fans, Dibela Eks Klub

Alberto Moreno sejatinya bermain dengan cukup baik sepanjang musim ini. Dari 50 pertandingan yang dia terima, fullback kiri itu hanya lima kali turun sebagai cadangan. Alberto Moreno Namun, performa cemerlang itu langsung menguap pada final Europa League dinihari kemarin. Moreno dari yang semula adalah pemain andalan, berubah menjadi nama yang layak masuk kedalam daftar jual. Penyebabnya adalah gol penyeimbang Sevilla yang dicetak oleh Kevi Gameiro ketika babak kedua berjalan satu menit. Gol itu tidak perlu terjadi jika saja Moreno tidak terlambat menutup pergerakan Mariano Ferreira sehingga dia bisa menyusup ke dalam kotak penalti, sekaligus memberi crossing indah bagi Gameiro. Gol ini langsung membangkitkan semangat pasukan Unai Emery, yang kemudian berujung kepada dua gol kemenangan dari Coke di menit 54 dan 69. Kopites, julukan fans Liverpool, pun ramai-ramai menghujat Moreno di media sosial twitter. Mereka menyalahkan Moreno karena tidak bisa move on ketika berhadapan dengan eks klubnya. Ya, sebelum berlabuh ke Liverpool dengan nilai transfer GBP 12 juta (sekitar Rp 238,43 miliar), Moreno menghabiskan musim 2012-2014 bersama Sevilla. Di klub dengan julukan Los Nervionenses tersebut, bek 23 tahun itu mencatat 62 pertandingan dan tiga gol, serta membantu Sevilla merengkuh trofi Europa League 2013-2014. ”Moreno kembali menghadapi mantan klubnya, dan memberi mereka Europa League. Benar-benar penghormatan atas apa yang dilakukannya,” sindir akun twitter bernama Dan, seperti dilansir Daily Mirror. ”Aku tidak ingin melihat Moreno berkostum Liverpool lagi musim depan' sergah akun bernama Matt. Para eks pemain Liverpool juga tak kuasa menyembunyikan kegusaran mereka terhadap performa Moreno kemarin. ”Moreno melakukan heading yang jelek. Jadi, dia terlambat dalam melakukan penutupan pergerakan. Dua gol yang dialami Liverpool terjadi akibat kesalahan Moreno,” kritik Michael Owen ketika menjadi komentator di BT Sport. Bek Liverpool periode 1996-2013, Jamie Caargher, malah lebih keras lagi dalam menjelaskan penampilan Moreno. ”Juergen, komite transfer, dan siapapun yang sudah mengontrak bek sialan ini,” sembur Carragher di akun twitter-nya. Emery, sebagai pihak yang menang, berusaha untuk membela Moreno. Entrenador 44 tahun itu mengatakan bahwa Moreno sudah menjalani musim yang luar biasa di Liverpool.”Apa yang aku lihat adalah performa yang bisa mengantarkannya kembali ke timnas Spanyol,” kata Emery kepada Luverpool Echo. ”Kemampuan menyerangnya sangat bagus. Walau harus diakui sebagai bek, dia cukup buruk,” lanjut eks arsitek Valencia dan Spartak Moscow tersebut. Moreno sendiri mengaku begitu canggung ketika harus berjibaku dengan eks tim yang sudah dibelanya selama dua musim tersebut. ”Sensasi yang sangat aneh,” kata Moreno kepada ESPN. ”Aku sudah menghabiskan 10 tahun disana, dan kini aku harus melawan mereka. Aneh. Selamat untuk Sevilla. Kami sudah menjalani musim Eropa yang hebat. Namun, kami tidak mampu mengangkat trofi,” lanjut Moreno. (apu)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: