Honda

5 Ayat Al-Qur’an sebagai Pilihan untuk Dipelajari Sehari-hari

5 Ayat Al-Qur’an sebagai Pilihan untuk Dipelajari Sehari-hari

Membaca Al-Qur’an adalah ibadah yang paling utama bagi umat muslim. Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang di dalamnya terdapat petunjuk dan pedoman tentang setiap aspek kehidupan yang mengajarkan kepada kebaikan. Oleh karena itu, setiap umat muslim yang membaca Al-Qur’an diganjar pahala yang besar. Sebagaimana Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda: ”Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR. Baihaqi) Namun alangkah baiknya jika membaca Al-Qur’an juga harus mengerti dan paham akan isinya. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk mengamalkan ajaran yang ada dalam Al-Qur’an di dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak cara dalam mempelajari Al-Qur’an beserta tafsirnya. Salah satunya bisa dengan mengikuti kajian para ulama atau ahli tafsir. Namun, kini mempelajari tafsir Al-Qur’an menjadi lebih mudah karena bisa dilakukan melalui situs dan aplikasi digital yang membahas tentang tafsir Al-Qur’an seperti situs TafsirWeb. Dalam situs tersebut tersedia beberapa tafsir antara lain dari Kementerian Agama RI, Kementerian Agama Saudi Arabia, tafsir dari para mufassir (ahli tafsir) Al-Qur’an terkemuka, dan lain sebagainya. Cara menggunakannya pun sangat mudah, hanya perlu mengakses website TafsirWeb, dan klik nomor ayat yang ingin dipelajari. Berikut contoh-contoh ayat pilihan sebagai bahan tadabbur dalam keseharian. 1. Pembagian Juz dalam Al-Qur’an. Sebagai pedoman dan petunjuk bagi umat muslim yang diturunkan Allah swt pada tanggal 17 Ramadhan, Al-Qur’an terdiri atas 30 juz, 114 surat, dan 6.236 ayat. Setiap juz dan surat dalam Al-Qur’an terbagi lagi menjadi beberapa seperti juz pertama, juz kedua, dan seterusnya. Pembagian juz dalam Al-Qur’an juga sebaiknya dipelajari dan diketahui. https://radarbanyumas.co.id/ini-kisah-al-quran-bertuliskan-tangan-di-cilacap-kertas-masih-halus-meski-seusia-perang-diponegoro/ 2. Surat Al-Mujadalah Ayat 11. Ayat ini berisikan perintah Allah swt agar berlapang-lapanglah dalam majelis. Dengan kata lain, Allah swt mengajarkan kepada umat muslim tentang sopan santun apabila ada perkumpulan dalam suatu majelis lalu datang sebagian orang lain setelahnya, maka sebaiknya mereka diberikan tempat duduk agar diberikan kelapangan untuknya. 3. Surat Al-Baqarah ayat 285 dan 286. Dua (2) ayat terakhir pada surat Al-Baqarah yakni ayat 285 dan 286 memiliki makna yang berbeda satu sama lain. Namun keduanya sama-sama menuntun umat muslim agar senantiasa berbuat kebaikan dan berada di jalan Islam. Berikut arti dari dua (2) ayat terakhir surat Al-Baqarah. Surat Al-Baqarah ayat 285 : “Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". Surat Al-Baqarah ayat 286: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". 4. Surat Al-Insyirah ayat 5-6. Memiliki arti yang sama yaitu “sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” Ayat 5-6 dalam surat Al-Insyirah ini mengajarkan kaum mukmin agar senantiasa bertaqwa dan berserah diri kepada Allah saat dalam kondisi kesusahan. Sebagaimana disebutkan dalam Tafsir al-Wajiz, sesungguhnya dalam setiap kesulitan ada kelapangan yang berubah dengan cepat, seperti penderitaan Nabi SAW akibat gangguan orang-orang musyrik yang kemudian berubah menjadi kemudahan dan pertolongan kepada mereka. Ayat ini diturunkan saat orang-orang musyrik mengejek orang-orang muslim dengan kefakirannya. Surat Al-A’la. Surat ini adalah surat ke-87 dalam Al-Qur’an yang memiliki arti Yang Paling Tinggi. Terdiri atas 19 ayat, surat ini mengingatkan jiwa akan karunia Allah Yang Maha Tinggi, menggantungkannya dengan kehidupan Akhirat dan membebaskannya dari ketergantungan pada dunia. Itulah beberapa tafsir dari ayat-ayat Allah swt yang mengajarkan kepada kebaikan. Begitu luar biasa manfaat dan pahala yang didapat dengan membaca dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan. Apalagi fasilitas untuk menjalankan ibadah ini semakin banyak tersedia, termasuk dengan website TafsirWeb.

Sumber: