1 Belanda vs Italia 2: Lebih Menyerang Tapi Gagal Menang

1 Belanda vs Italia 2: Lebih Menyerang Tapi Gagal Menang

AMSTERDAM - Belanda tampil beda di pertandingan pertamanya pasca mendepak pelatih Danny Blind. Di bawah sentuhan pelatih karteker Fred Grim, skuad Oranje mempergakan permainan lebih cepat. Tempo tinggi. Sayangnya, kemenangan belum bisa mereka raih. Belanda takluk 1-2 dari Italia di Amsterdam Arena dalam partai friendy Match kemarin dini hari. Grim tahu, tugas pertamanya di laga itu adalah menghibur fans Belanda di kandang sendiri. Dia ingin membuang kekecewaan fans setelah nasib timnas mereka masih terseok-seok di peringkat empat grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Grims pun membuat timnya melakukan inisiatif serangan dengan tempo tinggi sejak kick off. Hasinya Jeremain Lens sudah membuka peluang melalui sundulan di menit kelima. Belanda akhirnya benar-benar unggul lebih dulu di menit kesepuluh. Tendangan mendatar Quincy Promes dari sisi kanan pertahanan Italia membentur Alessio Romagnoli yang membuat Gianluigi Donnarumma terkecoh membaca arah bola. Tiga pemain depan Belanda yang dipasang Grim sendiri terbukti membuat lini depan Belanda lebih bertenaga. Paling tidak dibanding saat mereka menghadapai Bulgaria Sabtu lalu. Pelatih 51 tahun itu memasang Memphis Depay di ujung tombak. Promes dan Lens menemani mantan pemain Manchester United itu di sisi kiri dan kanan. Saat melawan Bulgaria, Promes dipasang berpasangna dengan Arjen Robben dan Bas Dost. “Aku butuh pemain yang lebih banyak bergerak untuk memecah pertahanan Italia,” ucap Grim dilansir Telegraph. Selain aktif bergerak menyerang, tiga pemain itu juga dipaksa ikut membangun pertahanan demi meredam attack lawan sejak awal. Sayangnya, untuk masalah terakhir Grim tidak punya jawaban. Kevin Strootman dkk belum begitu rapi dalam bertahan. Clearance tidak sempurna Wesley Hoedt membuat Belanda hanya seumur jagung merasakan keunggulan. Hanya satu menit setelah Belanda memimpin, Italia menyamakan kedudukan melalui tendangan kaki kanan keras Eder dari luar kotak penalti. Eder menyambut bola clearance Hoedt tersebut. Kelemahan pemain belakang Belanda mengantisipasi serangan lawan kembali menjadi petaka. Pada menit ke-32, Leonardo Bonucci menyambar bola liar di mulut gawang Jeroen Zoet. Itu setelah sudulan Marco Parolo menyambut tendangan corner Marco Verratti gagal ditangkap sempurna oleh Zoet. “Kami sudah berjuang unutk setiap meternya. Kali ini kami tampil lebih baik dibanding melawan Bulgaria. Namun, minggu ini memang buruk,” ucap Depay dilansir Dailymail. Kekalahan ini sendiri jadi sinyal kuat untuk KNVB-Federasi Sepak Bola Belanda. Mereka harus segera mendapat sosok pelatih pengganti Blind secepatnya. Apalagi, Oranje sudah harus kembali berjuang merebut tiket Piala Dunia pada 9 Juni mendatang. Mereka akan menjalani matchday keenam kontra Luxemburg di Rotterdam. Sampai saat ini sendiri ada dua nama yang paling dijagokan menggantikan Blind. Yakni Ronald Koeman dan Louis Van Gaal. Van Gaal lebih dijagokan. Mantan pelatih Manchester United itu pun kemarin juga tampak hadir di tribun untuk menyaksikan laga. Dia berdampingan dengan Fabio Capello dan Clarence Seedorf yang juga hadir. Sebelum pertandingan digelar, KNVB kemarin memanggar menggelar seremoni penghormatan untuk perpisahan Seedorf dengan timnas Belanda. (irr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: