Seratus Relawan PMI Kebumen Jalani Rapid Test
Para pegawai di PMI Kebumen jalani Rapid Test.
KEBUMEN - Sebanyak seratus relawan, staf, karyawan dan pengurus PMI Kebumen menjalani rapid test di Markas PMI Kebumen, Selasa (7/7). Tes diagnosis cepat itu untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Ketua PMI Kebumen, Sabar Irianto mengatakan, rapid test ini untuk mendegteksi dini dan mencagah penularan Covid-19 kepada relawan, staf, karyawan maupun pengurus PMI Kebumen dimana mereka sejak awal telah terjun langsung membantu Gugus Tugas menangani Covid-19.
"Ini merupakan rangkaian pencegahan penanggulangan COVID-19, tujuan rapid test ini ialah untuk menimbulkan rasa aman, rasa nyaman kepada seluruh petugas dan relawan PMI dalam menangani COVID-19," kata Sabar diampingi Pengurus PMI Kebumen, Muhsinun.
Ia menjelaskan rapit tes itu dilakukan oleh petugas mandiri yakni karyawan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kebumen. Adapun pengambilan sample darah sebagai uji rapit menggunakan darah luar. Sebelum menjalani rapid tes peserta mengisi biodata pribadi dan menuliskan riwayat perjalanan. "Untuk petugas kami melibatkan petugas donor darah UDD PMI Kebumen," katanya.
Kepala Markas PMI Kebumen, Eko Purwanto mengatakan, dari hasil rapid test itu dari sejumlah 100 peserta dinyatakan negatif. Meski begitu ia menghimbau relawan, staf dan karyawan untuk tetap menjaga diri dengan selalu memakai protokol kesehatan dan APD saat bertugas.
"Alhamdulilah semuanya Negatif (Non Reaktif), tapi kami himbau kepada temen-temen semua baik relawan dan karyawan untuk tetap menjaga kesehatan dan memakai protokol dan APD saat bertugas baik di kantor maupun dilapangan," ujarnya.
Selain itu, dari catatan Kebumen Ekspres sejauh ini PMI Kebumen dalam penanganan Covid-19 telah menjadi pioner gerakan spaying disinfektan serta pembagian dan distribusi sembako kepada masyarakat tedampak Covid-19. Tak hanya itu PMI Kebumen juga melayani ambulan dan pemulasaraan jenazah diagnosis Covid-19.
"Kedepan kami tetap membantu pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Covid-19, kami siap kapanpun untuk membantu kemanusiaan," tambah Eko. (ur)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

