"Jembatan Kayangan" Jadi Magnet Baru Kawah Sikidang
BANJARNEGARA - Jalan Papan (Board Walk) atau yang oleh sebagian kaum milenial disebut Jembatan Kayangan, menjadi magnet baru bagi wisatawan di Kawah Sikidang. Meskipun pembangunannya belum selesai, wisatawan sudah tak sabar untuk menikmati sensasi berjalan di papan kayu yang panjang berkelok sembari menyusuri alam dan Kawah Sikidang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan pembangunan boardwalk di kompleks Kawah Sikidang Dieng memang sudah lama direncanakan. Namun baru tahun ini terealisasi. Pembangunan dilakukan setelah melalui kajian dan perencanaan yang matang.
"Kami berharap, fasilitas baru ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," kata Agung di Dieng, Jumat (11/12).
https://radarbanyumas.co.id/buaya-muara-terjebak-perangkap-ikan-nelayan/
Dia optimis Board Walk akan meningkatkan kunjungan wisatawan mulai tahun depan. Meskipun, angka kunjungan wisatawn terpengaruh pandemi Covid-19. Dia mengatakan pada musim pandemi Covid-19 ini, sektor pariwisata masih mampu meraup Rp 7,1 milyar. "Kunjungan wisatawan ke objek wisata Dieng memang mengalami penurunan karena pandemi Covid-19. Almahmdulillah dari objek wisata Dieng mampu membukukan angka yang lumayan," paparnya.
Terpisah Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengaku sangat mendukung revitalisasi dan penataan Kawasan Dieng. "Dieng ini kan levelnya dunia, penanganan tidak boleh asal-asalan, harus bagus. Saya bangga dengan Kawah Sikidang yang benar-benar berbeda. Kini Sikidang lebih menarik dan instagramable maka setelah peresmian besok, kami optimis akan dibanjiri wisatawan. Tapi harap ingat, protokol kesehatan harus lebih ketat, akan banyak orang datang kesini," ungkapnya.
Pembangunan Broad Walk ini dibiayai dengan APBD Kabupaten sebesar Rp 1.198.677.000 yang dikerjakan oleh CV Abdi Bangun Sarana dengan waktu pelaksanaan 75 hari kalender. Diperkirakan sebelum akhir tahun, jembatan ini selesai dibangun. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
