Pasangan Punk Digaruk Satpol PP

Pasangan Punk Digaruk Satpol PP

TENGAH2Dilaporkan Berbuat Mesum BANJARNEGARA - Sepuluh anak punk digaruk oleh Sat Pol PP Banjarnegara di Pasar Kota, Rabu (24/2). Tindakan ini dilakukan karena adanya keresahan dari masyarakat atas keberadaan mereka. Tiga anak punk ini berasal dari Pemalang, dua dari Batang. Sisanya berasal dari Banjarnegara. Kepala Sat Pol PP Banjarnegara, Aris Sudaryanto mengatakan anak punk ini meresahkan warga yang berada di area pasar. Atas dasar ini, pihaknya melakukan operasi. "Kita rutin melakukan operasi baik anak punk, PGOT, perizinan, PKL dan lainnya," kata dia. Keresahan ini disebabkan warga mencurigai sepasang anak punk ini beradegan mesum.  "Kalau dibiarkan, kita khawatir mereka akan semakin meresahkan," kata dia. Misalnya saja mengamen dengan memaksa atau melakukan tindakan kriminal lainnya. Kepala Seksi Pembinaan dan Ketertiban Umum Sat Pol PP Banjarnegara, Setiyadi mengatakan dari sepuluh anak punk ini, terdapat satu orang perempuan. "Saat kami tanya mereka menunjukkan foto pernikahan, termasuk ada foto orang tua mereka," kata dia. Sehingga untuk sementara, mereka dilepaskan. Namun, mereka dikenakan wajib apel. Dalam apel ini, pasangan yang diduga mesum tersebut diminta membawa bukti berupa buku nikah. Pada operasi yang sama, Sat Pol PP berhasil menyita 400 liter minuman keras jenis tuak. Minuman keras tersebut disita dari tiga pedagang di lokasi yang berdekatan. Belum lama ini, Sat Pol PP juga melakukan operasi minuman keras ke sejumlah pedagang di beberapa kecamatan. Antara lain di Kecamatan Bawang, Mandiraja dan Purwareja Klampok. Hasilnya 227 liter minuman keras berhasil di sita. Kini minuman keras hasil sitaan dari operasi-operasi tersebut disimpan di gudang Sat Pol PP Banjarnegara. (drn/nun)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: