Kawasan Tertib Lalu Lintas Dipersempit

Kawasan Tertib Lalu Lintas Dipersempit

Kawasan Tertib Lalu Lintas DipersempitDaerah Rawan Kecelakaan Diberi Garis Kejut BANJARNEGARA - Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) di Banjarnegara dinilai kurang efektif. Selain karena terlalu luas, jumlah personel yang tersedia terbatas. Sehingga pemantauan juga tidak bisa dilakukan secara optimal. Agar KTL lebih efektif, wilayah KTL tahun ini akan dipersempit. Tahun ini, KTL akan diberlakukan efektif di Jalan Pemuda Banjarnegara. Persiapan telah dilakukan Senin (22/2) kemarin. Tim dari Sat Lantas Polres Banjarnegara, Satpol PP dan Dishubkominfo melakukan survei lapangan. Selain rencana pemberlakuan KTL, survei juga untuk menentukan daerah rawan kecelakaan yang akan diberi speed trap atau garis kejut. Kasat Lantas Polres Banjarnegara, AKP Ardhie Demastyo mengatakan, survei juga dilakukan untuk menginventarisir kekurangan KTL tersebut. Hasilnya, masih banyak rambu dan marka jalan yang harus dibenahi. "Termasuk penataan parkir dan kesiapan petugas. Kami cek semua,” kata dia, Senin (22/2). Dikatakannya, di wilayah Banjarnegara terdapat dua titik rawan yakni di Sigaluh dan Desa Kalipelus Kecamatan Purwanegara. Jalur Sigaluh dinilai rawan kecelakaan karena kondisi jalannya yang sempit dan rusak. Apalagi, penerangan jalannya masih minim. Sedangkan jalur Purwanegara dinilai rawan karena jalannya halus dan lurus serta lebar. Kondisi ini membuat banyak pengguna jalan yang memacu kendaraannya melebihi batas kecepatan. "Saat panas dan terik, kondisi jalannya licin. Apalagi kondisi hujan, sangat-sangat lebih licin lagi," tandasnya.  Dengan diberi speed trap, diharapkan pengguna jalan akan mengurangi kecepatan. Fungsi lainnya untuk membangunkan pengemudi yang mengantuk. (drn/acd)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: