Sampai Akhir Tahun 2020, Stok Beras Dipastikan Aman

Pedagang Sembako
CILACAP - Konsumsi beras selama 2020 di Kabupaten Cilacap dipastikan aman. Sebab, tersedia surplus beras 265.000 ton untuk mencukupi kebutuhan pokok tersebut.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Cilacap, Erma Syahyuni mengatakan, pada bulan Maret hingga April petani di Kabupaten Cilacap sudah panen. Bahkan sudah ada yang mulai tanam kembali.
"Stok beras insyaallah tercukupi. Surplus 2019 sekitar 265.000 ton beras, untuk satu tahun ini masih tetap surplus karena produksi di 2020 tidak jauh beda dengan tahun 2019," jelas Erma.
Erma menjelaskan, dalam prediksi luasan panen padi tahun 2020 di Kabupaten Cilacap 122.637 hektare. Pada bulan Januari-Maret ini, hasil produksi padi di Kabupaten Cilacap mencapai 183.319 ton. Dan pada bulan April ini diprediksi potensi panen padi mencapai 136.534 ton.
"Kita prediksi panen padi di tahun 2020 akan mencapai 786.364 ton," jelasnya.
Erma mengatakan, petani memilih tidak mengisolasi diri di masa tanggap darurat virus covid -19. Justru mereka tetap bersemangat bercocok tanam dan memanen padi.
“Di saat kita dirumah, malah petani di sawah. Mereka meyakini dengan berada di bawah terik matahari lebih sehat dan kuman penyakit mati. Tanam kita berlanjut,” katanya.
Kendati demikian, pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui penyuluh di lapangan untuk disampaikan kepada para petani untuk tetap waspada terhadap ancaman penyebaran dan cara pencegahan penularan covid-19. (ray)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: