Haru Iringi Pemberangkatan Calhaj Cilacap
MENUNGGU : Pengantar hanya bisa sampai ke pintu pagar komplek Masjid Mujahidin, Majenang sambil berharap bisa melihat jemaah sebelum naik ke dalam bus. HARYADI NURYADIN/RADARMAS
CILACAP - Suasana haru menyelimuti keberangkatan 113 calon jemaah haji asal Cilacap. Banyak keluarga maupun jemaah haji yang tidak kuasa melepas kepergian dengan meneteskan air mata, ketika para calon haji diberangkatkan dari Pendopo Wijayakusuma Cilacap, Sabtu (27/7) lalu.
Keharuan membuncah ketika satu per satu calon jemaah haji hendak naik bus yang hendak mengantar sampai tempat embarkasi haji di Donohudan. Baik jema'ah maupun keluarga yang mengantar saling melambaikan tangan.
"Pastinya sangat terharu, di satu sisi senang keluarga bisa berangkat haji namun disisi lain juga sedih karena harus pergi cukup lama. Semoga perjalanan ke tanah suci berjalan lancar dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat. Tentunya bisa menjadi haji yang mabrur," kata salah satu keluarga Calhaj Cilacap, Edi Siswoyo.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma'ruf mengatakan, terdapat lima kloter Calhaj Cilacap, yaitu kloter 74 sebanyak 113 orang, kloter 75 sebanyak 355 orang, kloter 76 sebanyak 357 orang, kloter 77 sebanyak 318 orang dan kloter 92 atau kloter tambahan sebanyak 12 orang.
"Tanggal 27 hingga 28 Juli ini, ada empat kloter yang diberangkatkan. Kloter 74 hingga kloter 77. Kita fasilitasi keberangkatan ke Donohudan semuanya. Dan semoga semua sehat tidak ada apa-apa sampai di Mekah sana. Balik dan sehat menjalankan sun]nah dan kewajiban haji," ucap Farid.
Tak jauh berbeda, suasana haru juga menjadi pemandangan tersendiri saat pemberangkatan calhaj di Majenang. Terutama pemberangkatan calhaj dari Kecamatan Patimuan, Sabtu (27/7) malam kemarin.
"Jemaah dari (kecamatan) Patimuan juga ada yang berangkat dari sini," ujar Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Majenang, Syarif Hidayatulloh, Sabtu kemarin.
Selain itu, juga ada 1 orang calhaj asal Desa Purwasari Kecamatan Wanareja yang tergabung dalam rombongan tersebut. Warga desa ini biasanya juga berangkat dari titik pemberangkatan di Sidareja. Total ada 17 jemaah yang berasal dari 2 wilayah tersebut.
Sementara calhaj yang berangkat pada Sabtu malam kemarin ada 135. Mereka berasal dari Kecamatan Majenang, Cimanggu, Dayeuhluhur, Wanareja dan Karangpucung. Keberangkatan seluruh calhaj menuju Asrama Haji Donohudan menggunakan 3 unit bus.
Ada juga 33 calhaj yang diberangkatkan Minggu (28/7) pagi kemarin. Mereka menggunakan 2 unit bus khusus yang telah dipersiapkan panitia Tingkat Kabupaten Cilacap.
Pemberangkatan jemaah pada Sabtu malam memaksa petugas harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, sejumlah pengantar terus memaksa untuk bisa sedekat mungkin dengan para tamu Allah itu. Termasuk mendekati pintu menuju komplek Masjid Mujahidin, tempat para jemaah berkumpul untuk mengikuti prosesi pemberangkatan.
Selain itu, sejumlah jemaah yang sudah berusia lanjut membuat petugas dan pengantar harus menjaga ketat. Karena tidak jarang pengantar berupaya untuk bisa bersalaman meskipun mereka terpisahkan oleh pintu pagar. (ray/har/bay)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

