Banner v.2

Pembangunan Bandara Dituding Picu Banjir di Desa Kemangkon

Pembangunan Bandara Dituding Picu Banjir di Desa Kemangkon

MELUAP: Luapan air dari komplek pembangunan bandara yang menyebabkan ruas jalan desa tergenang. PURBALINGGA - Pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, ternyata berimbas negatif kepada warga Desa Kemangkon, Kecamatan Kemangkon. Akibat drainase pembangunan bandara yang buruk, jalan desa di wilayah Dusun 1 dan Dusun 2 tergenang banjir saat hujan deras. Hal itu, diungkapkan oleh Sekretaris Desa Kemangkon Sadir ketika dihubungi wartawan, kemarin. https://radarbanyumas.co.id/efek-persiapan-bandara-jbs-bukateja-banyak-dilirik-calon-investor/ "Sejak adanya pembangunan bandara daerah itu sering terendam banjir, terlebih kalau curah hujan tinggi," ungkapnya. Menurutnya, banjir disebabkan karena pembangunan saluran atau drainase di bandara belum beres. "Sebelumnya, tak pernah terjadi banjir. Namun, sekarang setelah ada pembangunan bandara kalau hujan deras pasti air meluap ke jalan," ujarnya. Dia mencontohkan, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Rabu (27/1) lalu, air meluap ke jalan. Bahkan, air yang meluap dari kompleks pembanguan bandara sampai setinggi lutut orang dewasa. https://radarbanyumas.co.id/hujan-deras-dua-jam-jalanan-banjir/ "Air selutut, sawah terendam. Itu karena drainase belum beres," jelasnya. Banjir menggenangi lahan pertanian warga dan akses jalan Desa Kemangkon, Kecamatan Kemangkon. Air menggenangi jalan dan area persawahan. Sedangkan akesen jalan yang terdampak dusun 1, selain itu area pertanian dusun 2 juga ikut terdampak. Dia menambahkan, Pemerintah Desa Kemangkon, sudah berkoordinasi dengan pihak rekanan yang bertanggung jawab terhadap pembangunan bandara. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan serius mengenai permasalahan itu. “Pihak desa sudah berkomunikasi dengan bandara. Karena banjir ini bukan yang pertama kali. Akan tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” katanya Dia berharap agar pihak pembangunan bandara segera memikirkan masalah resapan tanah. Sehingga setiap turun hujan besar tidak terjadi permasalahan yang sama. Sementara itu, pihak rekanan pembangunan bandara belum bisa dikonfirmasi. (tya)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: