PKL di Depan RSUD Purbalingga Bikin Kumuh
DITEGUR: Sat Pol PP tegur PKL yang melanggar di depan RSUD Purbalingga, Senin (9/12).AMARULLOH NUR CAHYO/RADARMAS
PURBALINGGA - Munculnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan RSUD dr Goeteng Taroenadibrata memunculkan persoalan baru. Keberadaan mereka sudah menyalahi aturan dan membuat kumuh lingkungann rumah sakit.
“Saya akhirnya bersurat ke Sat Pol PP Purbalingga untuk ditindaklanjuti. Pertimbangannya, lembaga kami merupakan rumah sakit pemerintah, beberapa PKL sudah disediakan lahan, masih di seputar RSUD,” kata Direktur RSUD Purbalingga, dr Nonot Mulyono MKes, geram. , Senin (9/12).
Menurutnya, banyak pengunjung yang sengaja menjenguk maupun membeli di lokasi yang melanggar tersebut. Tepatnya di depan tulisan RSUD dan sepanjang jalan sekitarnya. “Kami sudah menyediakan lokasi khusus PKL di dalam. Kalau yang sudah terdata jelas ada dan resmi harus menempatinya,” tambahnya.
Tak menunggu lama, jajaran Sat Pol PP Purbalingga turun ke lokasi. Didampingi Kasubag Umum RSUD dan personil Sat Pol PP lainnya, para PKL diminta tidak melakukan aktifitas lagi di sana. Pihaknya memohon dukungan dan kerjasama pihak RSUD Goeteng Taroenadibrata dalam penanganan PKL yang berjualan di depan RSUD Goeteng Taroenadibrata. Misalnya pihak RSUD bisa memfasilitasi agar para PKL tersebut dapat berjualan di lokasi PKL RSUD Goeteng Taroenadibrata yang berada di lokasi parkir.
Nasrudin salah satu PKL mengaku dengan di pinggir jalan semua bisa berjalan cepat. Pihaknya menginginkan sejak awal jika sosialisasi. Kalau sudah seperti ini, pembeli juga terbantu dan selalu menunggu. (amr)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

