Babi Hutan Berkeliaran di Ladang

Babi Hutan Berkeliaran di Ladang

TUNJUKKAN : Salah satu warga menunjukkan wilayah sekitar Katilampa yang sering menjadi sasaran babi hutan. HANIF PANDU SETIAWAN/RADARMAS PURBALINGGA - Warga Desa Langkap, Kecamatan Kertanegara, diresahkan serangan babi hutan yang berkeliaran di ladang milik warga. Warga menduga hal itu diakibatkan habitat mereka yang mulai rusak. Menurut Ketua KPMD Desa Langkap, Musoffa Nur Alfatin, serangan babi biasa terjadi pada musim kemarau seperti saat ini. “Sekarang lagi kejadian. Setiap malam warga Kadus 3 dan Kadus 4 bergantian menjaga lahan pertanian. Setiap malam selalu kelihatan rombongan babi hutan di pinggir desa,” ujar Musoffa. Dia mengungkapkan, sebelum tahun 2000an, serangan babi masih jarang. “Di tahun 2005, mulai ada serangan babi ke lahan pertanian warga. Ekosistemnya rusak, jadi makanan babi berkurang,” ujarnya. Menurutnya, tanah perhutani yang digarap warga sebagian besar ditanami kayu keras, kapulaga, dan gelagah. Karena sumber makanan babi di pinggir hutan hampir tidak ada. Ditambahkan, babi hutan biasa mengincar tanaman padi, singkong, ubi jalar, jagung, bahkan pohon pisang. Babi hutan biasa bergerombol dalam mencari makanan. “Gerombolan, semalam saya ketemu warga yang jaga lahan. Terlihat di Kadus 4 yang berbatasan dengan Desa Kramat,” jelasnya. Basrun, salah seorang warga Kadus 3 menuturkan bahwa dirinya sempat menyaksikan segerombolan babi hutan. “Seminggu lalu ada ibu-ibu yang diseruduk babi hutan saat mengambil cengkeh. Kabarnya gara-gara ia menirukan suara dari babi itu,” ceritanya. (nif/sus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: