Banner v.2

Diduga Depresi, Perempuan Muda Dirazia Satpol PP

Diduga Depresi, Perempuan Muda Dirazia Satpol PP

PURBALINGGA - Dinilai meresahkan warga, perempuan muda yang diduga mengalami depresi diamankan oleh Satpol PP, Rabu (1/11). Perempuan muda yang tidak diketahui namanya, dirazia di depan TK Aisiyah Purbalingga atas laporan warga. "Saat kami melakukan razia Pedagang Kaki Lima dan memantau ketertiban kota. Kami mendapatkan laporan ada seseorang yang meresahkan orang tua dan siswa TK Donal (TK Aisiyah, red). Dia membuat takut orang tua dan siswa karena tingkahnya yang meresahkan," jelas Kasi Ketertiban Umum (Tribum) Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tribum Tranmas) Satpol PP Kabupaten Purbalingga Sutarno. MERESAHKAN : Satpol PP merazia perempuan muda yang meresahkan warga sekitar.ADITYA/RADARMAS Dia menjelaskan, ulah perempuan muda yang berbahasa Jawa khas wilayah Jawa Tengah bagian timur yang bernyanyi dan joged dinilai mengganggu aktivitas belajar mengajar. "Sehingga kami amankan dan dibawa ke kantor," katanya. Sutarno mengatakan, pihaknya kesulitan mengungkap identitas perempuan tersebut. Karena tidak ditemukan identitas diri di tas maupun saku celananya. "Saat kami tanya nama dan alamat rumahnya, dia susah diajak komunikasi. Antara jawaban satu dengan lainnya selalu berbeda," imbuhnya. Dia menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdulduk P3A). "Kami berencana membawa perempuan muda ini ke Panti Rehab Narkoba Nurul Ichsan Al-Islami Purbalingga, jika ternyata di Dinsosdulduk P3A tidak ada penanganan," lanjutnya. Selain penanganan terhadap perempuan yang diduga depresi dan penertiban PKL, Satpol PP juga melakukan operasi rutin. Kali ini dengan sasaran anak-anak jalanan atau anak punk. "Kami ada penertiban anak punk dan reklame," ujarnya. (tya/sus)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: