Korban Bencana Mulai Terima Bantuan

Korban Bencana Mulai Terima Bantuan

Korban Bencana Mulai Terima BantuanKarangjambu Dihantui Longsor PURBALINGGA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga sejak Senin (8/2) mulai mendistribusikan bantuan kepada korban bencana alam angin puting beliung dan tanah longsor. Bencana yang terjadi Jumat (5/2) lalu itu terjadi di wilayah Kecamatan Kemangkon, Karangreja dan Kecamatan Karangjambu. Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Priyo Satmoko mengatakan, bantuan yang diberikan itu berupa material sementara dan logistik. Rata- rata, bantuan diberikan untuk korban dengan kerusakan rumah parah dan mendesak diperbaiki agar bisa dihuni kembali. “Kami juga mengapresiasi masyarakat dan TNI serta Polri yang ikut turun langsung di lokasi kejadian membantu pembenahan usai bencana terjadi,” jelas Priyo, Senin (8/2). Priyo menjelaskan, bencana alam tanah longsor terjadi di Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangjambu dan mengakibatkan dua rumah rusak berat. Kedua rumah tersebut yakni milik Sujadi dan Tayamin dengan kerugian masing-masing Rp 75 juta. Longsor juga terjadi di Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu mengakibatan satu rumah rusak sedang dan lima rusak ringan dengan kerugian total Rp 30 juta. Titik lainnya terjadi di tebing Desa Purbasari, Karangjambu yang longsor menutup total ruas Jalan Kecamatan Karangreja-Karangjambu sepanjang 15 meter dengan ketebalan longsoran 1,5 meter. Namun kemarin (8/2) jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan setelah masyarakat dan sejumlah unsur melakukan kerja bakti. Masih pada hari yang sama (5/2), angin ribut terjadi sejumlah desa di Kecamatan Kemangkon. Di Desa Kedungbenda lima rumah rusak sedang dan ringan akibat tertimpa pohon yang tumbang. Di Desa Semilir tiga rumah rusak, di Desa Bokol tujuh rumah rusak dan di Desa Palumutan pohon tumbang merusak lima rumah. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana alam tersebut. Namun sejumlah warga harus mengungsi di rumah saudaranya karena rumah mereka rusak parah dan kondisinya membahayakan,” tambahnya. Pihaknya bersama muspika mengimbau agar masyarakat waspada ketika hujan dengan intensitas tinggi. Terlebih ketika hujan deras disertai angin kencang. BPBD untuk sementara telah mendata kerugian akibat tanah longsor di pemukiman warga sejumlah Rp 100 juta lebih. Untuk lainnya masih dalam penghitungan sebagai laporan. (amr) KETERANGAN FOTO Normal : Masyarakat bersama TNI beramai-ramai membersihkan ruas Jalan Karangreja- Karangjambu dari material longsor yang terjadi pada tebing jalan, Jumat (5/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: