Lewat Taman Kota Disuntik
RAZIA: Forkompincam Sumpiuh menjaring pengguna jalan yang belum vaksin, Senin (28/2). Baik dari Kabupaten Banyumas maupun luar kabupaten. (FIJRI/RADARMASs)
BANYUMAS - Masyarakat yang lewat Taman Kota Sumpiuh pada Senin (28/2) dibuat kaget. Pasalnya, mereka dihadang Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Sumpiuh.
Ternyata hari itu (kemarin, red), Forkompincam Sumpiuh tengah melakukan razia vaksin. Bagi pengguna jalan yang kedapatan belum divaksin langsung disuntik.
Pengguna jalan khususnya pesepeda motor yang melintas diarahkan masuk ke taman kota melalui pintu gerbang sisi timur. Setelah itu, tim bertanya kepada pengguna jalan seputar vaksinasi.
Camat Sumpiuh Ahmad Suryanto menjelaskan, razia dilakukan sebagai upaya untuk memaksimalkan capaian vaksinasi di wilayah Sumpiuh khususnya, dan Kabupaten Banyumas pada umumnya.
"Kreativitas kita dalam mengajak masyarakat untuk vaksinasi. Lewat undangan sudah, jemput bola sudah, mendatangi rumah door to door sudah. Untuk itu kita coba razia vaksin," papar Ahmad, Senin (28/2).
Dipilihnya Taman Kota Sumpiuh sebagai lokasi razia karena strategis. Baik dari keramaian pengguna jalan maupun kemudahan akses.
Pengguna jalan yang terjaring dan belum vaksin koorperatif tercatat sebanyak 116 pengguna jalan tervaksin. Mayoritas vaksinasi dosis 2 dan 3 atau booster. Ada juga yang baru vaksin dosis 1.
https://radarbanyumas.co.id/tak-hanya-lakukan-penindakan-lalu-lintas-vaksin-drive-thru-juga-dilakukan-polresta-banyumas/
Tidak hanya pengguna jalan asal Banyumas. Dari kabupaten sekitar yang terjaring juga bersedia melakukan vaksinasi. "Perlu inovasi dalam vaksinasi," tandas Ahmad.
Pengguna jalan terjaring razia yang belum memenuhi persyaratan dipersilahkan melanjutkan perjalanan. Diantaranya, baru vaksin dosis sebelumnya, usia belum 18 tahun, dan tidak membawa identitas. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


