Alun-alun Banyumas Ditutup Empat Hari
DUKUNG PENUH: PKL NUNAB menabur garam di Alun-alun Banyumas. (ISTIMEWA)
Untuk Penanaman dan Pemeliharaan Rumput
BANYUMAS - Luasan sekitar 50 meter persegi Alun-alun Banyumas selama empat hari ditutup. Lokasi dipagar menggunakan tali rafia. Sebab, gundul.
Ketua Umum Pedagang Kaki Lima NUNAB Anton menjelaskan lokasi untuk penanaman rumput. Pedagang bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas melalui Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan Wilayah Banyumas.
"Lokasi dipagar dengan rafia agar tidak digunakan untuk yang bermain mobil-mobilan," kata Anton, Jum'at (7/1).
Pada hari pertama ditutup. Lokasi ditabur furadan untuk menghilangkan ulat tanah. Ternyata, ulat tanah bermunculan dan mati.
Lalu, di hari kedua, dilakukan penyiraman di lokasi. "Jum'at ini hari ketiga, penggaraman. Hari terakhir disiram kembali," imbuh Anton.
https://radarbanyumas.co.id/tim-kajian-bakal-kamuflasekan-videotron-yang-dibangun-di-area-rumput-alun-alun-banyumas-kembalikan-roh-alun-alun/
Tanpa rumput hijau, Alun-alun Banyumas tampak gersang. Oleh karena itu, pedagang terlibat aktif dalam program lingkungan hidup untuk menghijaukan kembali alun-alun.
Pedagang berharap setelah dilakukan upaya tersebut. Rumput Alun-alun Banyumas dapat kembali tumbuh subur. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

