Parah, Beras Program BPNT di Banyumas Berbau, Disidak Langsung Bupati, Ini Solusinya
BANYUMAS - Menindaklanjuti laporan dari sejumlah warga yang mengeluhkan kondisi beras berbau ataupun tidak nyaman ketika dimasak pada beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang terdistribusi bulan Desember 2021 kemarin.
Bupati Banyumas, Achmad Husein, kemudian menggelar sidak ke sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan Agen atau E-Warung yang mendistribusikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Cilongok, Selasa (4/1).
Dalam proses sidak itu, menurut Bupati, penyebab penyaluran beras program BPNT yang tidak layak ada beberapa sebab.
Pertama, disebabkan sudah ada kerjasama antara E Warung dengan supliyer, padahal E Warung sebagai penyalur BPNT berhak memilih dan membeli kepada pedagang bahan makanan.
“Yang punya hak adalah KPM, jadi kalau KPM nanti misalnya menerima tidak sesuai boleh minta ganti,” katanya.
Faktor kedua, disebabkan ketidaktahuan KPM, yang dapat mengambil bahan makanan di E Warung, asalkan sesuai dengan patokan harga eceran tertinggi dari Dinperindag.
https://radarbanyumas.co.id/waduh-beras-bansos-tak-layak-konsumsi-di-karangendep-patikraja-ketua-dprd-dan-dinsos-kecewa-saat-sidak-ke-agen-penyalur-bansos/
Sehingga mereka bisa memilih bahan makanan, sebab selama ini KPM hanya menerima paket yang telah dibungkus oleh E Warung.
Dimana dari hasil temuan itu, Bupati juga menjelaskan, akan segera melakukan pertemuan dengan Dinas terkait untuk melakukan sosialisasi kepada penyalur BPNT. (win)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

