Banner v.2

Keris dan Pusaka di Museum Wayang Banyumas Dijamas

Keris dan Pusaka di Museum Wayang Banyumas Dijamas

TRADISI: Penjamasan pusaka di Museum Wayang Banyumas.FIJRI/RADARMAS BANYUMAS - Sedikitnya 80 pusaka atau tosan aji di Museum Wayang Banyumas dijamas. Prosesi penjamasan lebih pada pemeliharaan. Bukan kegiatan spiritual. "Jamasan diantaranya untuk memelihara agar kondisi logam pada pusaka tetap terjaga," kata kata Staf Pengelola Museum Wayang Banyumas Trijono Indra, Rabu (8/9). https://radarbanyumas.co.id/wisata-gamelan-di-desa-pekunden-kecamatan-banyumas-mulai-digarap/ Sehingga koleksi yang ada di Museum Wayang Banyumas selalu dalam kondisi terawat. Pusaka sebagai peninggalan leluhur sudah selayaknya mendapatkan perlakuan baik. Terlebih pusaka yang berada di museum menjadi sarana edukasi bagi pengunjung. Pusaka perlu mendapatkan perhatian khusus supaya bersih, warna ajeg dan tidak berkarat. Indra menjabarkan proses jamasan menggunakan cara tradisional. Memanfaatkan bahan-bahan alami seperti jeruk nipis. "Pusaka banyak yang korosi dan sulit dibersihkan," imbuh Indra di museum. Perawatan tosan aji memiliki kesulitan lebih tinggi. Sebab tingkat korosi masing-masing logam berbeda. Praktis perlakuan terhadap logam juga lain. Ada beberapa jenis koleksi tosan aji bersejarah di Museum Wayang Banyumas. Diantaranya keris, pedang, cundrik dan mata tombak. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: