Banner v.2

Pagi Ini Status Bendung Gerak Serayu di Level Awas, Warga di Hilir Diminta Waspada

Pagi Ini Status Bendung Gerak Serayu di Level Awas, Warga di Hilir Diminta Waspada

Kondisi di Bendung Gerak Serayu Pagi ini. Foto Erwin/Radar BANYUMAS - Curah hujan yang cukup tinggi dengan durasi yang lama, kembali membuat debit air sungai Serayu meningkat. Mulai mengalami peningkatan sejak Sore (12/12) kemarin hingga pagi (13/12) ini, status di Bendung Gerak Serayu (BGS) sudah di level awas dengan debit air 1.898 meter kubik perdetik dan elevasi +19,15 m.dpl. "Kalau lihat perkembangan elevasi di Banyumas yang selalu naik saat ini sudah diatas 18, jadi levelnya sudah awas memang," kata Sugeng, Kepala UPT Bendung Gerak Serayu kepada Radarbanyumas.co.id, Minggu (13/12) pagi. https://radarbanyumas.co.id/debit-air-naik-drastis-di-bendung-gerak-serayu-saat-ini-1-053-meter-kubik-per-detik/ Terjadinya peningkatan debit air itupun, Sugeng menjelaskan, murni disebabkan curah hujan yang sangat tinggi dan durasi yang lama di daerah aliran sungai Serayu. "Debit yang di Banyumas ini murni karena curah hujan yang cukup tinggi dan durasinya cukup lama jadi memang berpengaruh sekali terhadap debit yang ada disungai Serayu," jelasnya. Dan terkait terulangnya banjir luapan sungai Serayu pada (3/12) lalu. Menurutnya, terdapat potensi dan masih perlu waktu beberapa jam kedepan. "Kalau banjir seperti tanggal 3 Dsember kemarin, saya kira masih perlu waktu beberapa jam kedepan, masalahnya kalau kemarin kalau debit puncak elevasi di Banyumas mencapai 19.85 sedangkan saat ini baru 19.15," tambahnya. Untuk saat inipun pintu air Bendung sudah dibuka 450 Cm. "Jadi nanti seiring dengan perkembangan apabila debit terus naik teman-teman operator di BGS pintu dibuka semua. Ini sudah kami lakukan bukaan pintu 450 Cm sedangkan untuk bagian hilir kami atau down strim kami, levelnya masih siaga karena elevasi air di down strim berada di 10.40 kalau sudah 11 sudah level awas itu," terangnya. Sesuai dengan prosedur apabila debit air semakin besar, pihaknya berharap masyarakat bagian hilir BGS dapat waspada adanya limpasan air yang besar. "Prosedur kami sesuai dengan SOP kami apabila debit semakin besar, karena ini kita tidak menahan-nahan air jadi konsekuensinya masyarakat yang ada di daerah hulu. Untuk antisipasi yang seperti itu jadi kami membuka pintu radial yang lebih besar lagi. Tapi kami berharap juga untuk masyarakat bagian hilir Bendung gerak Serayu perlu mewaspadai debit atau limpasan yang cukup besar ini," pungkasnya. (win)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: