Wanawisata Mahameru, Desa Watuagung, Tambak Mulai Berbenah
Kepala Desa dan Pengelola berada di Wanawisata Mahameru Watuagung. FIJRI/RADARMAS
TAMBAK - Memasuki masa adaptasi baru, wanawisata Mahameru Desa Watuagung Kecamatan Tambak berbenah. Sejumlah titik mendapatkan perubahan agar tampilan wisata tampak baru.
Diantaranya pada pintu masuk. Gapura dibuat permanen dengan bentuk menyerupai gunungan wayang. Pembangunan belum rampung.
Wahana kereta anak juga rencananya akan dipindah lokasi. Menyusul kereta sedang dalam proses perbaikan lantaran mengalami kerusakan.
https://radarbanyumas.co.id/uji-coba-jalur-off-road-tambak-sumpiuh-bupati-pemandangan-tak-kalah-dengan-petahunan/
"Rencana kereta di bawah saja atau bisa juga di bagian atas. Masih banyak lahan yang dapat dijadikan tempat wahana," kata Pengelola Wanawisata Mahameru Pairin, Jumat (21/8) di lokasi.
Di area pintu gerbang, untuk selalu mengingatkan pengunjung atas keberadaan corona virus disease. Pengelola Wanawisata Mahameru menuliskan protokol kesehatan di papan yang disusun vertikal.
"Wanawisata sudah buka sekitar satu bulan lalu. Tapi, untuk penyelenggaraan acara yang menimbulkan massa masih ragu," imbuh Pairin.
Adanya kerumunan dikhawatirkan akan menjadi media dalam penyebaran corona virus disease. Sehingga, untuk sementara waktu wanawisata sebatas menerima kunjungan.
Terpisah, Martinem, pemilik warung di lokasi wanawisata menuturkan biasanya Sabtu dan Minggu banyak pengunjung. Setelah beberapa bulan sepi terdampak penutupan wisata saat puncak pandemi.
"Ada juga pengunjung rombongan. Tidak tentu, kadang ramai, kadang sepi. Satu harian kadang tidak ada pengunjung," ujar Martinem di warungnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Tambak untuk Desa Watuagung kerap sambang ke wanawisata Mahameru. Guna memantau pengunjung tetap sesuai dengan protokol pencegahan covid 19.
"Binluh pada pengunjung untuk selalu memakai masker di area publik," tandas Aiptu Jupri. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
