Banner v.2

Rusak Aspal dan Bahayakan Pengguna Jalan, Pohon Ditebang

 Rusak Aspal dan Bahayakan Pengguna Jalan, Pohon Ditebang

Proses penebangan pohon di bahu jalan kabupaten ruas Kebokura-Kemawi, Jum'at (28/11). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Berbagai jenis pohon di bahu jalan kabupaten ruas Kebokura-Kemawi ditebang, Jum'at (28/11). Sebab, akar merusak bangunan pondasi talud dan badan jalan.

"Posisi jalan juga sempit dan banyak terdapat pemukiman penduduk. Sehingga, tidak memungkinkan keberadaan pohon di bahu jalan," jelas Staf Jalan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah Sumpiuh Sultoni di lokasi. 

Selain itu, salah satu pohon di bahu jalan yaitu pohon mangga. Berdasarkan laporan warga bahwa ketika sedang musim berbuah terlebih buahnya lebat. Maka ketika telah matang ada banyak orang yang memetik.

Secara sosial, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan warga dan pengguna jalan yang melintas. Ruas jalan merupakan akses dengan volume kendaraan cukup tinggi. 

BACA JUGA:Lubang Aspal Jalan Kabupaten Ruas Kemranjen-Tanggeran Makan Korban

"Pohon-pohon besar berpotensi tumbang di musim penghujan ini ketika disertai angin kencang," sambung Sultoni. 

Oleh karena itu, mempertimbangkan faktor aset jalan supaya awet  dari kerusakan dan keamanan warga serta pengguna jalan. Maka UPTD koordinasi dengan UPKP Wilayah Sumpiuh DLH Kabupaten Banyumas, Kelurahan Kebokura dan tokoh masyarakat setempat untuk penerbangan sejumlah pohon.

Ruas jalan sebagai jalur ramai, diberlakukan buka tutup menyesuaikan situasi arus lalu lintas kendaraan selama proses penebangan pohon.

Tebangan pohon berupa daun dibawa ke area Taman Kota Sumpiuh untuk proses kompos organik oleh UPKP. Sedangkan kayu diangkut ke UPTD PU untuk digunakan sebagai bahan bakar pengaspalan. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: