Banner v.2

Sekolah dan Madrasah Terdampak Dugaan Keracunan MBG Bertambah

Sekolah dan Madrasah Terdampak Dugaan Keracunan MBG Bertambah

Distribusi MBG oleh relawan di salah satu SPPG wilayah Banyumas. Program MBG di Banyumas secara keseluruhan tak signifikan terdampak paska munculnya dugaan keracunan siswa.-YUDHA IMAN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Data terakhir jumlah sekolah dan madrasah yang siswanya terdampak dugaan keracunan terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karanglewas dan Sudagaran bertambah satu sekolah.

Data yang dihimpun Radarmas penambahan sekolah yang terdampak dugaan keracunan di lokus Sudagaran dari jenjang SMK. Jumlah total sekolah dan madrasah di Karanglewas dan Sudagaran yang terdampak dugaan keracunan bertambah menjadi 25 satuan pendidikan dengan jumlah siswa yang mengalami dugaan keracunan mencapai 

Ketua Tim Kerja Surveilans, Imunisasi dan Kejadian Luar Biasa (KLB) Dinas Kesehatan Banyumas, Achmad Chairul Hamdi mengatakan data terakhir total siswa yang mengalami dugaan keracunan di Karanglewas dan Sudagaran mencapai 638 anak.

Penambahan siswa terdampak dugaan keracunan di Sudagaran karena ada penambahan satu sekolah dari SMK yang siswanya mengalami dugaan keracunan.

BACA JUGA:Dapur MBG Wajib Lalui Pelatihan Sebelum Terbit SLHS

"Data sebelumnya satu SMK ini belum masuk. Dari dua SMK yang menerima MBG oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sudagaran, satu SMK tidak terdampak karena pembelajaran sempat dilaksanakan daring sehingga MBG tidak diberikan," katanya.

Hamdi menjelaskan meski data jumlah siswa dan sekolah atau madrasah yang terdampak dugaan keracunan terkait MBG di Karanglewas bertambah, kondisi keseluruhan siswa saat ini sudah kembali sehat. Bahkan untuk jumlah siswa terdampak keracunan di Karanglewas turun tidak sampai 400 anak.

"Setelah cleansing data, siswa di Karanglewas yang terdampak 395 anak," terang dia.

Orangtua siswa di SMK terdampak dugaan keracunan pada wilayah Sudagaran, Faisal Riza bersyukur anaknya yang ikut mengkonsumsi spagheti sebagai menu MBG pada saat hari kejadian tidak ikut mengalami dugaan keracunan. Informasinya ada sekitar 40 siswa di sekolah anaknya yang  memgalami dugaan keracunan.

BACA JUGA:Viral Video Program MBG di SMPN 1 Mandiraja, Sekolah dan Penyedia Makanan Klarifikasi

"Alhamdulillah anak kami tidak sampai sakit. Teman-temannya yang mengkonsumsi spagheti beberapa sakit. Sekarang sudah sehat," pungkasnya. (yda)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: