Banner v.2

Jaga Higenis, SPPG SB, Terapkan Perlakuan Khusus

Jaga Higenis, SPPG SB, Terapkan Perlakuan Khusus

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumber Berkah (SB) sedang menyiapkan menu MBG yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah--

KEBUMEN - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumber Berkah (SB), melakukan perlakuan khusus untuk menjaga keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

SPPG yang terletak di Desa Karangkembang Kecamatan Alian tersebut, melaksanakan treatment dalam pengolahan dan penggunaan air. Ini guna mengantisipasi makanan terkontaminasi bakteri. 

Kepala SPPG Sumber Berkah, Puji Sasongko menyampaikan secara bangunan dan peralatan masak di dapur ini sudah sesuai standar. Begitu juga mengenai perlakuan bahan baku hingga menjadi makanan. Bukan itu saja pembersihan alat juga sudah sesuai SOP.

Terdapat 47 relawan di SPPG Sumber Berkah yang telah mengikuti pelatihan penjamah makanan. Di samping itu para relawan yang ada di dapur menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti hairnet, sarung tangan, masker dan sandal slop.

SPPG Sumber Berkah melayani 27 sekolahan mulai dari PAUD hingga SMA. Ini dengan jumlah 3.616 penerima manfaat. 

Disampaikan pula jika, SPPG tersebut telah mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai arahan dari pusat dan tinggal menunggu proses penerbitan. 

"SPPG ini sedang pengajuan SLHS," katanya kepada, Kamis (9/10).

Sementara itu uji makanan, ompreng dan air telah dilakukan. Begitu juga pelatihan penjamah makanan. Di sisi lain sertifikat halal juga telah dimiliki SPPG Sumber Berkah.

Puji mengungkapkan, perlakuan khusus terhadap air yang digunakan juga telah dilakukan oleh pengelola sembari menunggu penerbitan SLHS. 

Lanjutnya, air dari sumur telah difilter untuk mengantisipasi terkontaminasi bakteri ecoli. Di sisi lain air untuk mencuci dan konsumsi juga dibedakan.

"Cuci ompreng, buah, sayur, kita menggunakan air sumur yang sudah difilter. Tetapi untuk pengolahan seperti sayur berkuah kita menggunakan air galon," terangnya.

Selain itu ompreng yang sudah digunakan dicuci dan dibilas dengan air panas supaya steril sebelum digunakan lagi. Bahkan ompreng tersebut setelah melalui proses cuci dan bilas juga disterilisasi lagi dengan dimasukan di oven pengering ompreng.

Ahli Gizi SPPG Sumber Berkah, Ahmad Ibrahim menambahkan, pemenuhan gizi menjadi fokus dalam penyediaan makanan dalam MBG seperti karbohidrat, protein, lemak dan energi. 

Mengenai menu makanan yang disajikan dalam program MBG, lanjut Ahmad, pihaknya juga mengakomodir permintaan penerima manfaat. Ini dengan mempertimbangkan gizi dan biaya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: